Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Arab Saudi Perketat Penjagaan dan Keamanan Haji

📅 Senin, 02 Jun 2025, 08:20 WIB | Oleh:

Yusron menjelaskan SM bersama 10 WNI lain sebelumnya terkena razia oleh aparat keamanan Arab Saudi karena mencoba berhaji dengan visa nonhaji dan diusir ke Kota Jeddah.

SM yang tiba di Arab Saudi menggunakan visa ziarah memutuskan kembali mencoba memasuki wilayah Makkah bersama J dan S dengan taksi gelap melalui area gurun pasir.

"Dalam upayanya mencoba masuk kota Makkah secara ilegal tersebut, ketiga WNI tiba-tiba dipaksa untuk turun di tengah gurun oleh supir taksi karena takut tertangkap patroli aparat keamanan Arab Saudi," kata dia.

Ketiga WNI tersebut kemudian ditemukan oleh patroli udara dengan pesawat drone aparat keamanan Arab Saudi. Saat ditemukan, SM sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Sementara itu, J dan S dibawa aparat keamanan ke rumah sakit dan setelah menjalani perawatan kembali diusir ke Jeddah," kata dia.

Apel Pasukan

Tidak hanya melakukan razia, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi juga menggelar pasukan keamanan untuk menjaga agar jamaah haji bisa beribadah dengan lancar. Apel skala besar dengan melibatkan ribuan personel itu digelar pada Sabtu (31/5) malam .

Apel pasukan pengamanan ini untuk melihat kesiapsiagaan dalam menjaga pelaksanaan musim haji 1446 H atau 2025 di Padang Arafah, Provinsi Makkah, tempat puncak haji Wukuf akan berlangsung pada di tempat itu pada Kamis (5/6).

Unjuk kekuatan di Padang Arafah juga memiliki arti bahwa di tempat itulah nanti menjadi salah satu lokasi ibadah haji yakni wukuf yang merupakan puncak haji.

Mereka seolah siap menjaga sekitar dua jut haji dari seluruh dunia dari gangguan mulai dari kehadiran jamaah illegal sehingga antisipasi jika adanya serangan bom.

Selain melakukan defile di depan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif bin Abdulaziz, pasukan keamanan juga menunjukkan kemampuan dalam mengatasi berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan jamaah haji.

Pasukan keamanan menunjukkan berbagai kemampuan dan simulasi dalam mengatasi gangguan keamanan termasuk gangguan yang berasal dari ledakan gedung bertingkat.

Unsur pasukan keamanan yang melakukan unjuk kemampuan adalah polisi, militer, pemadam kebakaran, tim medis, tim SAR dan pasukan penanganan teror.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.