Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Arab Saudi Perketat Penjagaan dan Keamanan Haji

📅 Senin, 02 Jun 2025, 08:20 WIB | Oleh:
Pemerintah Arab Saudi Perketat Penjagaan dan Keamanan Haji Doc: antara foto
Ket. apel pengamanan haji.

JEDDAH - Menjelang masuk kota Makkah dari arah Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (31/5) terjadi antrean kendaraan hingga sekitar 50 meter. Perjalanan para pengendara menjadi terhambat akibat adanya pemeriksaan oleh polisi. Padahal di hari biasa lalu lintas ini lancar.

Polisisedang tidak melakukan razia surat-surat kendaraan sebagaimana sering terjadi di Indonesia, melainkan sedang memeriksa setiap orang yang masuk ke Makkah.

Seorang warga lokal yang menjadi kru bus yang membawa jamaah haji dari berbagai negara meminta para penumpang untuk menyiapkan visa. Bahkan, visa harus sudah dibuka sebelum dihampiri polisi.

Tak selang lama, dua polisi berseragam coklat dengan rompi bertulisan "police" masuk ke dalam bus untuk memeriksa visa jamaah haji. Satu polisi memeriksa dari depan dan satu polisi memeriksa dari belakang deretan kursi bus.

Ada yang menunjukkan visa berupa lembaran, namun ada juga yang tersimpan di gawainya. Mungkin karena semua penumpang menunjukkan visa bersamaan polisi hanya membaca seksama beberapa visa penumpang. selebihnya hanya dilihat sekilas.

Alhasil, bus berpenumpang sekitar 35 orang ini hanya butuh kurang 15 menit saja dan setelah itu bus kembali melaju kencang ke arah Makkah.

Apa yang terjadi di titik poin itu hanya bagian kecil dari upaya Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan ibadah haji.

Di tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memang selalu melakukan razia bagi jamaah tidak resmi, jamaah ilegal atau sebutan lain yang menyatakan bahwa mereka tidak memiliki visa haji.

Pemerintah kerajaan tidak ingin kejadian 2024 terulang lagi yakni dari 1.301 haji yang meninggal dunia pada 2024, sekitar 83 persen adalah jemaah haji ilegal.

Korban meninggal karena kelelahan dan tidak punya tempat untuk berlindung yang layak dari panas matahari. Untuk itu, pada 2025razia makin digencarkan.

Boleh dibilang, hanya visa haji yang berlaku untuk berhaji. Visa lain dinyatakan tidak berlaku.

Pemeriksaan tentunya tidak hanya di perbatasan tetap juga di sekitar Masjidil Haram, perumahan, hotel dan penginapan bahkan kawasan gurun pasir juga tidak luput dari patroli udara karena rawan menjadi jalur "tikus" bagi jamaah ilegal.

Adanya jemaah yang masuk melalui gurun pasir itu setidaknya dibenarkan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah di mana aparat keamanan Arab Saudi menemukan tiga Warga Negara Indonesia (WNI) di area gurun wilayah Jumum, Makkah, dalam kondisi dehidrasi pada 27 Mei.

"Satu WNI atas nama SM ditemukan telah meninggal dunia, sementara dua WNI lainnya atas nama J dan S, berhasil diselamatkan," ujar Konsul Jenderal RI di Jeddah Yusron B Ambary saat dihubungi dari Jakarta, Ahad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.