Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tolikara Jadi Pusat Wisata Rohani Papua Pegunungan, Ternyata Ini Alasannya

📅 Minggu, 01 Jun 2025, 13:05 WIB | Oleh:
Tolikara Jadi Pusat Wisata Rohani Papua Pegunungan, Ternyata Ini Alasannya Doc: antara foto
Ket. Wisata rohani di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan.

TIMIKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara berkomitmen menjadikan daerah setempat sebagai pusat wisata rohani di Provinsi Papua Pegunungan. Kekayaan budaya dan kekayaan spiritual serta keindahan alamnya menjadi alasan kuat untuk hal tersebut.

Bupati Tolikara Willem Wandik dalam siaran pers yang diterima di Timika, Minggu (1/6), mengatakan dengan kekayaan budaya dan kekayaan spiritual yang dimiliki, Tolikara ingin memperlihatkan kepada dunia jika wilayah pegunungan Papua tidak hanya memiliki keindahan alam tetapi juga kekayaan sejarah dan keimanan yang mendalam.

“Dalam proses pembangunan ini kami akan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan dalam penyediaan akses transportasi dan infrastruktur yang memadai agar destinasi wisata rohani ini dapat diakses secara nyaman dan aman,” katanya.

Menurut Wandik, sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan atas sejarah penting tersebut maka Pemkab Tolikara segera menetapkan tanggal resmi masuknya Injil ke Tolikara sebagai hari besar keagamaan dan hari libur daerah.

“Penetapan tanggal ini akan memperkuat rasa identitas dan kebanggaan umat khususnya Jemaat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) serta menjadi momentum untuk mempererat solidaritas," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya akan menggelar festival budaya tahunan seperti Festival Budaya Suku Lani yang menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya suku tersebut kepada masyarakat luas dan para wisatawan yang datang ke daerah ini.

"Festival ini akan menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional, upacara adat, serta ibadah syukur bersama yang melibatkan kabupaten tetangga seperti Puncak Jaya, Puncak, Lanny Jaya, dan Mamberamo Tengah," katanya.

Dia menambahkan melalui perayaan ini diharapkan tercipta sinergi budaya dan spiritual yang memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan potensi ekonomi berbasis budaya dan keimanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

47 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.