Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov NTB Kebut Pembentukan Dapur MBG

📅 Jumat, 30 Mei 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov NTB Kebut Pembentukan Dapur MBG Doc: ANTARA
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Gita Ariadi.

MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus menggenjot pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah setempat.

"Dari target sasaran kita sekitar 400-an baru terbentuk 54, sehingga masih banyak yang harus dibentuk," kata Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Gita Ariadi, di Mataram, Jumat (30/5).

Untuk mempercepat pendirian dapur ini tentu harus ada koordinasi yang kuat dan terbuka antar semua pihak, baik itu provinsi, maupun kabupaten/kota, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN).

"Kita minta koordinasi antara Badan Gizi Nasional (BGN) dengan kabupaten/kota lebih terbuka untuk menyukseskan MBG ini. Kenapa demikian, karena masih ada koordinasi yang kurang di lapangan," terangnya.

Ia menegaskan sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, pemerintah provinsi siap menyukseskan MBG. Bahkan, akan tetap membantu mengoordinasikan dengan kabupaten/kota menyiapkan lahan untuk pembuatan dapur.

"Koordinasi secara terbuka ini penting untuk dilakukan, jangan sampai ada masalah di bawah, kita belum tahu detail-nya seperti apa, tetapi menimbulkan masalah. Nah ini yang tidak kita inginkan terjadi," kata Sekda.

"Kan ada masalahnya, kita khawatir terjadi modus operandi yang menyesatkan dan tiba-tiba akhirnya merugikan program ini sendiri. Itu yang kita tidak inginkan," katanya.

Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, koordinasi antar instansi terkait bersama BGN harus terus ditingkatkan.

"Kami di daerah siap dimobilisasi. Bahkan, BKKBN mempunyai kader relawan," katanya.

Sebelumnya,anggota Komisi IX DPR RI, Muazzim Akbar meminta pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota di NTB untuk mempercepat pembentukan SPPG) di wilayah setempat.

"Kami berharap dari target 400 SPPG yang didirikan di NTB, paling tidak di 2025 bisa segera direalisasikan," kata Muazzim Akbar saat rapat dengar pendapat antara Komisi IX DPR RI dengan jajaran Pemprov NTB dan instansi vertikal pemerintah di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB di Mataram, Rabu (28/5).

Menurutnya, sebagai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, kegiatan MBG ini harus didukung dan disinergikan oleh semua pihak, baik pemerintah daerah, BGN maupun instansi terkait lainnya. 

Sebab, kata Muzzim, kesuksesan sebuah program tidak bisa dilakukan oleh satu pihak, melainkan harus melibatkan semua unsur yang ada. Salah satunya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Khusus, BPOM, Muazzim meminta lembaga itu tidak hanya menunggu. Tapi harus ikut serta membantu program pemerintah untuk datang ke masing-masing SPPG, secara langsung agar bisa melihat makanan yang akan disajikan pada siswa siswi sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti ditemukan ada keracunan makanan dan buah yang sudah berulat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Warga Perlu Diedukasi Hadap...
Luar Negeri
Trump Ancam Bombardier Kana...
Daerah
Dinkes: Kasus ISPA di Banda...
Olahraga
Kejutan, Ada Tiga Ganda Cam...
Nasional
Bapanas Kebut Penyaluran Ba...
Advertisement
Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.