Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Raja Charles Kunjungi Kanada, Perlawanan terhadap Ancaman Aneksasi Trump

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 08:40 WIB | Oleh:
Raja Charles Kunjungi Kanada, Perlawanan terhadap Ancaman Aneksasi Trump Doc: AFP
Ket. Raja Charles lll dan Ratu Camilla tiba di Bandara Ottawa selama kunjungan resmi ke Kanada pada 26 Mei 2025.

OTTAWA - Raja Charles III pada hari Senin (26/5) disambut dengan antusias warga Kanada yang berbondong-bondong datang untuk melihat raja mereka dalam kunjungan bersejarahnya untuk membuka parlemen, sebagai bagian dari perlawanan terhadap ancaman aneksasi Presiden AS Donald Trump.

Raja berusia 76 tahun, yang merupakan kepala negara Kanada sebagai bagian dari Persemakmuran, disambut di bandara oleh Perdana Menteri Mark Carney, yang telah mengundangnya untuk memberikan pidato pembukaan badan legislatif baru Kanada pada hari Selasa (27/5). 

"Kehormatan bersejarah ini sepadan dengan beban zaman kita," kata Carney.

Pada pemberhentian pertama mereka di ibu kota Kanada, mereka mengunjungi pasar petani, dimana ribuan warga Kanada menyambut. Raja juga melempar puck untuk permainan hoki jalanan.

Pidato takhta yang menguraikan prioritas pemerintah biasanya disampaikan oleh perwakilan raja Inggris di Kanada, gubernur jenderal.

Ratu Elizabeth II, mendiang ibunda Raja Charles, menyampaikan pidato takhta di Kanada hanya dua kali selama masa pemerintahannya yang panjang, pada tahun 1957 dan 1977.

Raja Charles, yang melakukan kunjungan pertamanya ke Kanada sejak penobatannya, tidak pernah mengomentari perkataan Trump yang ingin menjadikan Kanada negara bagian AS ke-51.

Namun, ia akan diawasi secara ketat atas komentarnya tentang kedaulatan Kanada dan perdagangan.

Trump telah mengenakan tarif pada barang-barang Kanada termasuk pungutan sektor tertentu pada otomotif, baja, dan aluminium, yang mengguncang ekonomi Kanada, meskipun ia telah menangguhkan beberapa di antaranya sambil menunggu negosiasi.

Momen Penting

Ratu Camilla menemani Taja Charles dalam kunjungan 24 jam ke Ottawa.

Carney mengatakan pemerintahannya yang baru terpilih telah diberi mandat "untuk menentukan hubungan ekonomi dan keamanan baru dengan Amerika Serikat," tetangga yang menurutnya "tidak dapat lagi dipercayai Kanada."

Ia berjanji akan mengekang ketergantungan pada perdagangan dengan Amerika Serikat dengan meningkatkan perdagangan internal sambil menjalin hubungan ekonomi yang lebih dalam dengan sekutu di luar negeri. 

Jalan pemerintah untuk membangun Kanada dan menciptakan hubungan baru akan diuraikan dalam pidato Charles, kata Carney pada hari Senin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Menerapkan “Reward” dan...

Petani Lebak Terbantu Kenaikan Harga Jagung Pipilan

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Petani Lebak Terbantu Kenai...
Olahraga
Hadiah Turnamen Bulu Tangki...
Megapolitan
Harga Emas Mager di Tiga Lo...

Dahsyat Animo Warga Jakarta Sambut JFF di TIM

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Dahsyat Animo Warga Jakarta...

Langit Jakarta tak Turun Hujan, Cerah Berawan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Langit Jakarta tak Turun Hu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Gempa M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.