Polisi Perlu Selidiki Pimpinan Bank Indonesia karena Manajer Bunuh Diri Diduga Kepenatan Beban Kerja
📅 Selasa, 27 Mei 2025, 19:39 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Semua orang tahu gaji pegawai Bank Indonesia (BI) di atas rata-rata. Namun, mungkin pekerjaannya juga berat. Bahkan jika benar sinyalemen yang berkembang, seorang pegawai BI loncat bunuh diri karena kepenatan beban kerja.
Sebelumnya beredar sebuah unggahan di media sosial X melalui akun @direkturBI dengan nama yougodownjustlike. "Guys aku sengaja bikin anon karena resah bgt ini gakjadi pemberitaan di media massa. Pagi ini ada pegawai Bank Indonesia yang bunuh diri dgn cara meloncat dari Helipad pukul 06.30, inisial RK umur 24 tahun," kata akun tersebut.
"Kabarnya krn beban kerja dan tekanan di dinamika pekerjaan," tulis akun tersebut yang diunggah pada Senin (26/5) pukul 18.57 WIB. Namun, saat akun tersebut ditelusuri telah hilang atau di-suspend oleh X.
Kepolisian membenarkan ada seorang pegawai BI berinisial Rank (23) tewas usai melompat dari Gedung Perkantoran BI di Jakarta Pusat pada Senin (26/5).
"Kami membenarkan adanya informasi mengenai pegawai BI yang meninggal dunia di Kompleks Perkantoran BI Jakarta Pusat, pada Senin, 26 Mei 2025 pagi hari," kata Kapolsek Gambir, Kompol Rezeki Revi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Usai peristiwa tersebut, dia langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) saat itu juga. Setelah dilakukan olah TKP, diketahui identitas almarhum berinisial Rank (23 th) yang menjabat sebagai Asisten Manajer di BI sejak Januari 2025.
"Saat dilakukan olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh almarhum," katanya. Revi juga menambahkan, berdasarkan hasil analisa kamera pengawas (CCTV) dan keterangan saksi diperoleh fakta.
"Bahwa setelah tiba di Gedung BI sekitar pukul 05.48 WIB, almarhum menaiki lift gedung Tipikal dan langsung menuju ke lantai 15 pada pukul 06.01 WIB dan lompat dari rooftop barat gedung Tipikal BI sekitar pukul 06.07 WIB," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya salah satu anggota keluarga besar Bank Indonesia.
"Kami bersama keluarga dan pihak Kepolisian telah menghantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya, dan seluruh proses pemulasaraan dan pemakaman telah berjalan dengan baik," katanya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!