Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nelayan Dibantu Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan Oleh Pemkab Pamekasan

📅 Selasa, 27 Mei 2025, 20:25 WIB | Oleh:
Nelayan Dibantu Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan Oleh Pemkab Pamekasan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Pamekasan
Ket. Arsip - Nelayan Pamekasan.

PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan Jawa Timur memberikan bantuan berupa alat tangkap ikan ramah lingkungan kepada nelayan yang tergabung dalam kelompok usaha bersama (KUB) di wilayah itu.

"Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap para nelayan, bantuan alat tangkap ikan ini juga sebagai bentuk kampanye agar para nelayan yang ada di Pamekasan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pamekasan Abdul Fata di Pamekasan, Selasa.

Ia menjelaskan, pada tahun anggaran 2025 ini, DKP Kabupaten Pamekasan mengalokasikan anggaran sebesar Rp345 juta.

Anggaran sebesar ini, sambung Fata, untuk membantu empat alat tangkap nelayan dari empat kelompok usaha bersama. Masing-masing satu kelompok di Desa Branta Pesisir Kecamatan Tlanakan dan Desa Batu Bintang Kecamatan Batumarmar. Kemudian dua KUB di Desa Tanjung Kecamatan Pademawu.

"Jenis alat langkap yang kami berikan adalah jaring dan payang teri," katanya.

Ia menuturkan, kelompok penerima bantuan ini yang telah berbadan hukum dan memiliki usaha yang dikelola oleh kelompok tersebut.

"Saat ini proses penyaluran bantuan tersebut memasuki tahap lelang, sedangkan kelompok calon penerima bantuan telah ditetapkan berdasarkan proposal yang kami terima dan hasil verifikasi lapangan yang dilakukan oleh tim DKP Kabupaten Pamekasan," katanya.

Sementara itu, bantuan berupa alat tangkap ikan bagi nelayan senilai Rp345 juta ini merupakan sebagian dari program bantuan yang disalurkan melalui institusi itu.

Menurut Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pamekasan Mohammad Djufri Efendi, nilai total anggaran yang disediakan Pemkab Pamekasan untuk pemberdayaan masyarakat nelayan pada tahun anggaran 2025 ini mencapai Rp1,6 miliar.

"Jenis bantuan lain yang juga diprioritaskan pada APBD 2025 adalah alat pendeteksi ikan dan GPS Global Positioning System-, yakni sistem navigasi berbasis satelit yang memberikan informasi lokasi, kecepatan, dan waktu. Dan alat ini sangat dibutuhkan oleh nelayan, karena bisa digunakan untuk mencari lokasi dan arah tujuan saat nelayan menangkap ikan," katanya.

Sementara itu, jumlah nelayan di Kabupaten Pamekasan hingga akhir 2024 terdata sebanyak 10.512 orang, tergabung dalam 95 kelompok usaha bersama (KUB) di bidang ikan tangkap dengan jumlah perahu sebanyak 1.543 unit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.