Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Empat Hektare Ladang Ganja di Perbukitan Aceh Utara Dimusnahkan TNI

📅 Senin, 26 Mei 2025, 18:49 WIB | Oleh:
Empat Hektare Ladang Ganja di Perbukitan Aceh Utara Dimusnahkan TNI Doc: ANTARA/HO/Korem Lilawangsa
Ket. Personel TNI Korem 011/Lilawangsa saat memusnahkan empat hektare ladang ganja di wilayah perbukitan Aceh Utara, Senin (26/5).

BANDA ACEH - Personel TNI Korem 011/Lilawangsa memusnahkan tanaman ganja di ladang seluas empat hektare di kawasan perbukitan Dusun Alue Ie Seuke dan Alue Garot Gampong, Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

“Hari ini ditemukan sekitar empat hektare lebih ladang ganja di dua lokasi terpisah dalam Gampong Teupin Reusep, Kabupaten Aceh Utara,” kata Kasi Intel Korem 011/Lilawangsa, Mayor Inf Jahrul Fahmi dalam keterangannya, di Banda Aceh, Senin.

Pemusnahan tersebut dilakukan personel TNI Korem 011/Lilawangsa bersama tim gabungan BNN, Polres dan Kodim 0103/Aceh Utara. Lokasinya berjarak lima kilometer dari akses jalan terakhir di wilayah tersebut. Pemusnahan dilakukan dengan cara mencabut dan membakarnya.

Ganja tersebut diperkirakan sebanyak tiga ribu batang lebih, dengan ketinggian bervariasi, mulai dari yang masih pembibitan hingga tanaman ganja siap panen sekitar dua meter, untuk berat basah diprediksi mencapai 1,8 ton.

Mayor Inf Jahrul Fahmi mengatakan, ladang ganja tersebut awalnya ditemukan warga saat melakukan aktivitas di hutan seperti berburu maupun berkebun, kemudian mereka melaporkan kepada Babinsa TNI terdekat.

Dengan penemuan ladang ganja tersebut, kata dia, maka diharapkan adanya keseriusan pemerintah daerah bersama seluruh instansi dan elemen masyarakat dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika, salah satunya tanaman ganja yang kerap ditemukan.

"Minggu lalu, Rabu (21/5) juga ditemukan ladang ganja satu hektare sekitar 1.400 pohon, ketinggian rata-rata 50 sampai 1,5 meter, dengan berat basah 700 kg, dan kini sudah ditemukan lagi," ujarnya.

Dirinya menuturkan, untuk pelaku atau pemilik ladang ganja tersebut sejauh ini belum diketahui. Tetapi, tim akan terus melakukan pengembangan. Bahkan, ada kemungkinan masih ada ladang ganja lainnya di kawasan tersebut.

Ia menilai, pelaku sengaja menanam ganja di sela-sela pohon pinang untuk mengelabui petugas sehingga sudah dideteksi apabila dilakukan pemantauan menggunakan drone.

Dalam kesempatan ini, Mayor Jahrul berharap kepada masyarakat untuk beralih menanam tanaman yang produktif dan lebih bermanfaat, seperti sayur atau palawija sehingga menghasilkan rezeki yang halal.

"Kalau ganja ini dilarang dan melanggar hukum, bahkan dalam agama islam juga tidak diperbolehkan,” demikian Mayor Inf Jahrul Fahmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lando Norris Panaskan Persaingan Gelar Formula 1 2026

38 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Lando Norris Panaskan Persa...
Olahraga
Kontroversi Sponsor Russia ...

Tiongkok Luncurkan Robot Serigala UGV AS2-W Baru

50 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Robot Se...

RI Belum Optimalkan Peluang Kerja LN

51 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
RI Belum Optimalkan Peluang...
Ekonomi
Pemerintah Perlu Percepat P...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Kunci Skuad Garuda Atasi Kamboja, Bung Kusnaeni Beri Masukan Begini!

Kunci Skuad Garuda Atasi Kamboja, Bung Kusnaeni Beri Masukan Begini!

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.