Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub DKI: Eksistensi Wayang sebagai Warisan Budaya Amat Penting

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 16:23 WIB | Oleh:
Wagub DKI: Eksistensi Wayang sebagai Warisan Budaya Amat Penting Doc: Nugroho Sejati

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri pagelaran wayang kulit di Plaza Museum Fatahillah, Kawasan Kota Tua, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Rano Karno mengatakan, pagelaran wayang kulit ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Jakarta yang akan menuju usia lima abad atau 500 tahun.

"Bisa kita lihat yang ada dibelakang layar ini hanya benda mati. Namun, jika benda mati ini digerakkan dengan hati, dia akan bercerita tentang negara kita Indonesia. Bercerita tentang persahabatan, perbedaan yang bisa mempersatukan kita dalam berbagai bahasa," ujar dia, Sabtu (24/5).

Rano menjelaskan, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Museum Internasional yang mana Jakarta mempunyai beragam museum yang perlu dibanggakan dan dicintai.

"Saya juga ucapkan terima kasih kepada Yayasan Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Jakarta dan semua pihak yang telah mendukung pagelaran wayang ini. Mari kita saksikan bersama-sama pagelaran Wayang Kulit Publik ini," ajak dia di lokasi acara.

Menurut dia, museum di Jakarta, salah satunya yang ada di kawasan Kota Tua ini setiap akhir pekan ada perpanjangan waktu mulai pukul 09.00-20.00 WIB.

"Mungkin dulu museum hanya buka sampai pukul 16.00, namun sekarang masyarakat bisa merasakan hingga malam hari. Terbukanya ruang publik sampai malam ini, diharapkan masyarakat bisa menjadi semakin aktif mengunjungi museum," tutur dia.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary menambahkan, acara ini terealisasi melalui kolaborasi dengan Yayasan PEPADI Jakarta.

"Pagelaran ini menampilkan wayang kulit Betawi dengan Lakon Kumbakarna Gugur yang dibawakan oleh Dalang Ki Sentanu Wijaya dan wayang kulit Surakarta dengan Lakon Ramayana Story oleh Dalang Ki H Gunarto Gunodipuro," ungkap dia.

Sementara itu, Ketua PEPADI DKI Jakarta, Agus Joko Riyono menyampaikanterima kasih atas kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, sekaligus kehadiran Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, yang hadir langsung dan menyaksikan pagelaran wayang kulit tersebut.

"Wayang merupakan seni budaya bangsa Indonesia. Tentu, harapan kita Jakarta ingin punya nama wayang sendiri, namun butuh proses. Kami harap kerja sama ini bisa berkelanjutan agar seni wayang dapat terus lestari dan terjaga," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.