Kurangi Emisi Karbon, Semen Merah Putih Gandeng AlgaePark Kembangkan Teknologi Fotobioreaktor Mikroalga
📅 Sabtu, 24 Mei 2025, 23:25 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
JAKARTA - Semen Merah Putih sebagai salah satu pemain utama di industri semen, perusahaan mengadopsi strategi keberlanjutan melalui empat pilar yang disebut 4P dari kata Process, Product, People, dan Planet. Keempat pilar ini menjadi fondasi transformasi bisnis yang tidak hanya mengutamakan efisiensi dan kualitas produk, tetapi juga tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Untuk mewujudkan empat pilar tersebut Semen Merah Putih salah satunya menggandeng PT AlgaePark Indonesia Mandiri menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk mengembangkan dan memproduksi MP TREE (Merah Putih Tree) pohon cair berteknologi Fotobioreaktor Mikroalga. Perusahaan ini dikenal sebagai pelopor dalam bioteknologi mikroalga.
Penandatanganan MoU yang dilaksanakan pada hari Jumat (23/5/2025), menjadi tahap awal dari peta jalan kolaborasi banyak pihak yang berusaha secara nyata ikut memperbaiki kondisi lingkungan dengan menekan emisi karbon sekaligus mendorong agenda keberlanjutan.
“Bagi Semen Merah Putih MoU adalah bukti nyata komitmen perusahaan untuk menerapkan berbagai aspek keberlanjutan di dalam business model jangka panjang dengan menghadirkan solusi yang inovatif, yang disebut greenovation,” kata Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma dalam acara penandatangan MoU tersebut.
Ia menuturkan, MP TREE diharapkan menjadi solusi inovatif untuk membantu memperbaiki kualitas udara di lingkungan perkotaan. Dalam pilar planet, Semen Merah Putih menyadari bahwa salah satu masalah besar yang harus kita perbaiki bersama-sama adalah tentang emisi gas rumah kaca atau karbon dioksida, baik dari industri maupun dari aktivitas kehidupan sehari hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengacu pada data World Bank 2021, menunjukkan bahwa emisi karbon per kapita Indonesia mencapai 2,3 metrik ton karbon dioksida (CO?) per tahun. Emisi karbon tersebut ternyata lebih besar di daerah perkotaan, seperti Jakarta sebagai ibu kota dan pusat kegiatan industri serta transportasi.
Di Jakarta tercatat tingkat emisi yang jauh lebih tinggi yaitu lebih dari 10 juta ton CO? per tahun menurut data terbaru dari World Bank Jakarta Emission Inventory 2023. Dari angka itu sekitar 70 persen dari emisi ini disumbang oleh kendaraan bermotor di padatnya lalu lintas.
Nyiayu menjelaskan, bahwa Semen Merah Putih harus ikut berkontribusi aktif dalam mengurangi emisi karbon di lingkungan, sebagai ruang hidup banyak orang. Semen Merah Putih melihat inisiasi MP TREE bisa menjadi salah satu inovasi untuk membantu memperbaiki kondisi dan kualitas udara di daerah perkotaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, industri semen memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi secara nyata dan langsung pada pengurangan emisi karbon. Kami percaya MP TREE, sebagai pohon cair berbasis teknologi fotobioreaktor mikroalga, bisa menjadi solusinya. Hal ini karena mikroalga terbukti bisa menyerap karbon dioksida 10 - 50 kali lebih efektif dari pohon biasa yang semakin sulit untuk ditemukan di daerah perkotaan” jelasnya.
Dalam pengembangan MP TREE, Semen Merah Putih mempercayakan proses co-innovator MP TREE bersama PT AlgaePark Indonesia Mandiri. Perusahaan ini dinilai memiliki keahlian dalam rekayasa bioteknologi mikroalga sejak 2010. Selain itu juga berpengalaman dalam menghasilkan berbagai produk turunan mikroalga untuk berbagai keperluan mulai dari kesehatan, pangan, pertanian dan perbaikan lingkungan.
Co-Founder dan CEO PT AlgaePark Indonesia Mandiri Muhammad Zusron, menyatakan antusiasmenya menyambut kerjasama pengembangan dan produksiMP TREE ini dan melihat ini sebagai tantangan untuk mewujudkannya karena teknologi mikroalga mempunyai potensi yang besar sebagai teknologi hijau, khususnya untuk perbaikan lingkungan, tetapi masih belum digali dan dimanfaatkan secara optimal.
“Kerjasama ini adalah suatu momentum yang membanggakan karena menjadi langkah baru kami bersama Semen Merah Putih untuk menghadirkan MP TREE sebagai teknologi penyerap karbon dan pemurni udara berbasis fotobioreaktor mikroalga yang inovatif, efektif dan efisien,” jelasnya
Zusron menambahkan bahwa MP TREEadalah teknologi biokonversi yang memanfaatkan kemampuan fotosintesis mikroalga untuk menyerap CO? dan menghasilkan oksigen. Diperkirakan satu unit MP TREE yang berkapasitas 200 lt akan mampu menyerap 336 kg CO? per unit per tahun, setara 15 batang pohon berumur 20 tahun dengan kemampuan menyerap 22 kg CO? per tahun.
Solusi Inovatif, Efektif dan Efisien
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!