Bantuan Air Bersih Mulai Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
📅 Senin, 15 Des 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Banda Aceh - Warga masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang mulai menerima bantuan air bersih yang langsung diantarkan ke rumah-rumah, baik dari swasta maupun pemerintah daerah.
"Sejak pekan ini saya rasa bantuan air bersih lancar, masuk dua hari sekali," kata warga Kampung Dalam, Aceh Tamiang, Irmayani (38), di Aceh Tamiang, Minggu (14/12)malam.
Air bersih yang diterima masyarakat Kampung Dalam, Aceh Tamiang malam ini dikirim dari daerah Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Irma menjelaskan, warga di kawasan perkotaan sempat kelimpungan masalah air bersih dan listrik padam pascabencana.
Karena, mayoritas warga kota mengandalkan pasokan/suplai air bersih dari PDAM setempat. Atas kondisi ini, ia berencana membangun sumur bor mandiri supaya tidak bergantung dengan kebutuhan air bersih dari luar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya sedang mencari pekerja sumur bor untuk buat di rumah. Belajar dari pengalaman bencana banjir ini memang harus punya sumur sendiri, walaupun tinggal di kota," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Majah (36), warga bantaran sungai Kampung Rantau Panjang, Kecamatan Karang Baru ini merasa senang bantuan air bersih mulai berdatangan dalam beberapa hari terakhir. Apalagi, airnya cukup jernih dan bisa diminum.
"Ada warga sini kerja di Dinas Kesehatan, dia yang bantu datangkan air bersih. Air nya jernih sekali, rasanya sayang kalau buat mandi. Air ini khusus kami pakai untuk masak dan air minum," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kini, Majah sudah bisa pulang kembali ke rumah setelah sebelumnya mengungsi di masjid desa setempat bersama puluhan masyarakat lainnya.
Dia menceritakan, saat awal-awal bencana, warga sangat kesulitan mendapatkan air bersih untuk minum dan MCK, sedangkan mata air di sumur-sumur kondisinya keruh bercampur lumpur.
"Selama kami di pengungsian air bersih susah didapat. Kami mandi dan masak menggunakan air sumur di masjid dan air banjir dari parit," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery mengatakan, beberapa hari ini pihaknya sudah menyuplai air bersih hingga ke desa-desa yang terdampak krisis. Bantuan juga banyak datang dari swasta secara langsung door to door ke rumah penduduk.
"Ketika mobil tangki diberikan oleh BNPB, kami langsung suplai air bersih, persisnya mulai dua hari yang lalu sudah jalan," kata Iman.
Ia menambahkan, awalnya bantuan armada tangki hanya dua unit dari BNPB. Kemudian, ditambah empat unit, sehingga kini ada empat unit tangki air yang standby di BPBD Aceh Tamiang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!