Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jutaan Rakyat Thailand Berbondongh-bondong Ikuti Pemilu Legislatif dan Referendum Konstitusi pada Hari Ini

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 12:40 WIB | Oleh:
Jutaan Rakyat Thailand Berbondongh-bondong Ikuti Pemilu Legislatif dan Referendum Konstitusi pada Hari Ini Doc: istimewa
Ket. Pemilu di Thailand

BANGKOK - Jutaan warga Thailand pada Minggu (8/2), berbondong-bondong menuju ke tempat pemungutan suara yang dibuka sejak pukul 08:00 waktu setempat dalam rangka pemilihan umum legislatif dan referendum konstitusi.

Pemilu tersebut digelar menyusul pembubaran parlemen oleh Perdana Menteri Anutin Charnvirakul pada Desember 2025 dan menjadi titik balik yang penting bagi perekonomian terbesar kedua di Asia Tenggara setelah gejolak politik dan dinamika pemerintahan.

Pemilihan tersebut berkembang menjadi pertandingan antara tiga kubu yang mewakili politik konservatif yang mapan serta gerakan progresif yang bertahan.

Partai Rakyat -penerus Partai Pergerakan Maju (MFP) yang dibubarkan pengadilan- menjadi pilihan di kalangan masyarakat urban dan generasi muda dengan posisi politiknya yang menjanjikan reformasi militer.

Partai progresif tersebut menghadapi partai Bhumjaithai pimpinan PM Anutin, yang berupaya menggalang dukungan melalui sentimen nasionalisme di tengah ketegangan perbatasan, serta partai Pheu Thai yang berupaya merebut kembali dominasi meski petingginya sempat menghadapi masalah hukum.

Pemilu kali ini juga semakin penting mengingat juga dilaksanakannya referendum konstitusi, di mana pemilih diminta menentukan apakah Thailand perlu UUD baru untuk mengganti UUD saat ini yang dibuat oleh rezim militer pada 2017.

Pemerhati dari luar negeri memandang pemilu kali ini akan mencerminkan posisi masyarakat terhadap keinginan melepaskan diri dari bayang-bayang kudeta militer 2014.

Terlebih, Senat Thailand saat ini tak lagi memiliki hak menentukan perdana menteri, berbeda dengan kondisi sebelumnya di mana Senat Thailand yang ditunjuk junta militer ikut menentukan perdana menteri.

Dengan demikian, perdana menteri Thailand yang baru hanya akan ditentukan oleh sejumlah 500 anggota DPR yang terpilih melalui pemilu Minggu ini.

Hasil pemilu akan sangat krusial bagi posisi Thailand di kawasan mengingat negara tersebut menghadapi utang rumah tangga yang tinggi serta dinamika rivalitas geopolitik antara Amerika Serikat dan China.

Usai pemungutan suara ditutup pukul 17:00 waktu setempat, hasil tak resmi diperkirakan dapat keluar menjelang tengah malam, sehingga dapat memberi bayangan bagaimana pemerintahan Thailand yang baru akan membangun ekonomi dan demokrasi ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merubah Ruang Publik Menjadi Panggung Seni dan Budaya
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
  • Bikin Haru! Sukses Pukau Upacara HUT RI, Anak-Anak SDN Cibatok Dihadiahi Liburan ke Taman Safari!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
  • Wisatawan ke Bogor Bakal Dilayani Bus Khusus
    Preview komentar:
    layanan call center wa bank neo? Segera hubungi WhatsApp ...
    layanan call center wa bank neo? Segera hubungi WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.