Gempa Bengkulu Mengguncang! BNPB Minta Respons Darurat Tanpa Penundaan
📅 Jumat, 23 Mei 2025, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta Pemerintah Provinsi Bengkulu menetapkan status tanggap darurat gempa bumi magnitudo 6,3 di daerah itu, Jumat (23/5) dini hari, guna mempercepat penyaluran bantuan penanganan dari pemerintah pusat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB Abdul Muhari mengatakan status tanggap darurat menjadi syarat administratif penting agar pemerintah pusat dapat mengerahkan sumber daya secara optimal.
"Status ini merupakan bentuk akuntabilitas. Pemerintah pusat hanya bisa membantu secara penuh saat status tanggap darurat ditetapkan oleh pemerintah daerah," katanya menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
BNPB memastikan hingga Jumat siang, tidak ada korban jiwa dan luka-luka yang dilaporkan. Namun, gempa menyebabkan kerusakan 140 rumah dan sejumlah fasilitas umum di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, dan Seluma.
Dampak kerusakan bervariasi dari ringan hingga berat dengan rincian 50 rumah rusak di Kota Bengkulu, dua rumah dan satu PAUD di Bengkulu Tengah, serta delapan rumah roboh di Kelurahan Betungan. Selain itu, dua sekolah, satu masjid, satu kantor camat, dan satu balai pertemuan rusak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sekali lagi (data) kondisi kerusakan ini masih dinamis," katanya.
Abdul menegaskan percepatan pendataan di lapangan penting untuk mendukung alokasi bantuan.
Masyarakat diimbau segera melaporkan kondisi rumah mereka melalui jalur resmi, seperti BPBD, aparat desa, atau babinsa setempat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Semakin cepat data dikumpulkan, semakin cepat pula dukungan diberikan. Ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo agar respons dilakukan secara tepat dan terukur," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!