Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Edukasi Konsumen Hindari LPG Oplosan

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 16:47 WIB | Oleh:
Pertamina Edukasi Konsumen Hindari LPG Oplosan Doc: antara foto
Ket. Sales Area Manager (SAM) Retail Sumbar Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fakhri Rizal Hasibuan di Kota Padang, Jumat (10/4).

KOTA PADANG - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengedukasi konsumen agar lebih jeli dan teliti saat membeli gas elpiji untuk menghindari gas oplosan.

"Pertama, masyarakat bisa mengecek kode batang yang tersedia di setiap tabung gas nonsubsidi," kata Sales Area Manager (SAM) Retail Sumbar Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fakhri Rizal Hasibuan di Kota Padang, Jumat (10/4).

Hal tersebut disampaikan Fakhri menanggapi temuan Kepolisian Polda Sumbar terkait dugaan praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi tiga kilogram menjadi gas nonsubsidi di Kota Padang pada Kamis (9/4).

Ia menjelaskan dengan memindai kode batang yang tertera di bagian atas tabung, konsumen bisa melihat apakah gas yang akan dibeli oplosan atau bukan. Biasanya, pelaku pengoplosan mengganti seal cap atau segel pada bagian tabung yang berwarna putih.

"Nah, seal cap oplosan itu pasti tidak bisa dipindai menggunakan bright gas scanner," ujar dia.

Selain itu, konsumen juga bisa mengecek bobot elpiji yang dibeli menggunakan timbangan. Jika berat gas elpiji tidak sesuai dengan yang seharusnya, maka bisa dicurigai gas tersebut merupakan oplosan.

Pada 2025 Pertamina Sumbagut menemukan adanya tiga hingga empat pengecer yang terbukti melakukan praktik oplosan gas bersubsidi ke tabung gas non subsidi. Sementara, sepanjang 2026 Pertamina menemukan satu pangkalan resmi yang melakukan praktik culas tersebut.

Sementara itu, salah seorang pemilik pangkalan gas elpiji di Kota Padang John Nedy Kambang mengatakan setiap menerima pengiriman gas dari agen, biasanya selalu diingatkan agar tidak melakukan praktik yang melanggar hukum.

"Agen juga mengingatkan agar kita sebagai pangkalan tidak menjual harga di atas ketentuan, tidak mengoplos dan tidak menimbun elpiji," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

59 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.