Bursa Kerja bagi Lulusan SMA Terus Diperluas
📅 Rabu, 21 Mei 2025, 01:10 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: Koran Jakarta/Wahyu AP
JAKARTA – Kesempatan kerja bagi alumni SMA sederajat akan diperluas dengan memperbanyak job fair. “Harapannya agar lulusan SMA atau SMK dan sederajad makin luas peluang memperoleh pekerjaan,” tutur Kepala
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertransgi) Provinsi Jakarta, Syaripudin, Selasa.
Dia memang tengah menghadirkan bursa kerja yang banyak menyasar lulusan SMK dan SMA. Sebab angkatan kerja segmen itu paling besar dibanding lulusan lain,” tambah Syaripudin.
Kemarin digelar bursa kerja yang menyediakan 2.000 lebih lowongan. Bursa kerja ini diselenggarakan di Gelanggang Olahraga Ciracas dan Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (19/5) hingga Selasa (20/5). “Ini adalah bursa kerja kedua untuk tahun 2025,” tutur Syaripudin.
Menurut Syaripudin, peluang kerja dalam bursa kemarin utamanya untuk petugas keamanan (sekuriti) dan pelayan restoran. Ini banyak dibutuhkan perusahaan di Jakarta Timur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menjelaskan, perekrutan melalui bursa kerja kebanyakan untuk pekerjaan terampil seperti sekuriti dan pelayan restoran. “Namun, kalau untuk posisi pengambil kebijakan level manajerial, mereka punya metode rekrutmen sendiri. Syaratnya juga cukup tinggi,” jelas Syaripudin.
Selain itu, Syaripudin menyebut, sebanyak 37 perusahaan yang berpartisipasi dalam bursa kerja gelombang kedua di Jakarta Timur ini, mayoritas memiliki karakteristik dan kebutuhan berbeda-beda. Yang terbaru ada perusahaan bergerak bidang jasa, restoran, dan otomotif.
Semuanya memiliki karakteristik berbeda. Mereka mencari tenaga juga berbeda-beda jumlah ataupun posisinya. Lebih lanjut, Syaripudin menuturkan, secara konsisten akan mengevaluasi dan memetakan kebutuhan perusahaan akan tenaga kerja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemprov Jakarta menyatakan, tingkat keterserapan lulusan SMK di dunia kerja mencapai 91,58 persen pada tahun lalu. Jumlah ini naik 8,51 persen dari tahun sebelumnya, 83,07 persen.
Pada tahun 2021, tingkat penyerapan lulusan SMK di dunia kerja sekitar 73,12 persen. Kemudian, naik menjadi 75,72 persen pada tahun 2022. Selanjutnya, naik lagi menjadi 83,07 persen pada tahun 2023.
Adapun merujuk data Badan Pusat Statistik tahun 2024, pengangguran berasal dari lulusan SMK 9,01 persen. Ini lebih tinggi dari lulusan SMA (7,05) persen, D4/S1/S2/S3 (5,25 persen), D1/D2/D3 (4,83 persen), SMP (4,11 persen), SD ke bawah (2,32 persen).
Sementara itu, pengangguran di Jakarta per Februari tahun ini mencapai 338.000. Jumlah ini adalah 6,18 persen. Angka tersebut meningkat 0,15 persen dari periode sama tahun 2024 yang berada di posisi 6,03 persen.
Sosialisasi
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, menyebut sosialisasi bursa kerja penting dilakukan. “Sosialisasi dilakukan melalui bantuan camat dan lurah,” tutur Munjirin. Tanpa sosialisasi, warga tak akan tahu ada bursa kerja.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!