Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebaran Depok Upaya Lestarikan Budaya Lokal

📅 Senin, 19 Mei 2025, 21:53 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kebo andil ini artinya persiapan untuk menghadapi hari raya besar, yaitu Idul Fitri. Orang-orang kampung dengan kesederhanaannya ingin makan daging saat hari raya. Maka, mereka menabung sedikit demi sedikit sejak setahun sebelumnya.

Warga biasanya mulai menabung sejak satu bulan setelah Lebaran. Tabungan ini bisa dikumpulkan melalui kelompok pengajian, RT, atau komunitas lainnya.

Kemudian, dua bulan sebelum Hari Raya Idul Fitri, uang yang terkumpul digunakan untuk membeli kerbau sesuai kemampuan.

Pada hari raya, kerbau tersebut disembelih dan dagingnya dibagikan kepada warga. Tradisi ini berbeda dengan penyembelihan sapi yang identik dengan kurban.

Tradisi pasar pengabisan adalah hari terakhir kegiatan jual beli di pasar sebelum perayaan Idul Fitri atau Lebaran. Selanjutnya, pasar penghabisan adalah ketika seluruh pedagang di acara tersebut selesai berjualan hari ini, karena besok sudah masuk waktunya Lebaran.

Orang Depok zaman dahulu biasanya memanfaatkan pasar ini untuk membeli pakaian dan bahan baku makanan untuk setelah Lebaran.

Pasar penghabisan di Kota Depok berlokasi di Pasar Depok Lama Jalan Dewi Sartika. Dari mulai pakaian, makanan, sendal, hingga perabotan rumah tangga dijual di pasar tersebut.

Seluruh orang Depok dulu berbondong-bondong ke pasar penghabisan untuk berbelanja. Jika tidak, dipastikan H+1 hingga H+4 Lebaran akan sulit membeli bahan baku makanan.

Tradisi lainnya adalah rantangan, merupakan momen yang ditunggu-tunggu di setiap peringatan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Masyarakat Depok tempo dulu membawa rantang yang berisi nasi dan lauk pauk ke rumah saudara dan kerabat mereka.

Ketua Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD), Ahmad Dahlan, mengatakan rantangan ini isinya bermacam-macam, ada sayur, ikan, daging nasi bahkan ada juga yang isinya kue dan makanan ringan.

Rantangan biasanya diantarkan ke rumah saudara dan kerabat di momen mendekati Lebaran dan ada juga yang menghantarkannya setelah melaksanakan Shalat Idul Fitri.

Lebaran Depok merupakan bentuk pelestarian budaya Betawi Depok yang dikemas dalam nuansa kebersamaan dan kekeluargaan setelah Hari Raya Idul Fitri.

Lewat acara ini, masyarakat mengingat kembali leluhur yang sudah luar biasa dengan segala keterbatasannya memberikan yang terbaik buat anak-anaknya di Hari Raya Idul Fitri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.