Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wow! AS Pertimbangkan Buat Kompetisi ‘Reality TV’ untuk Raih Kewarganegaraan

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 00:30 WIB | Oleh:
Wow! AS Pertimbangkan Buat Kompetisi ‘Reality TV’ untuk Raih Kewarganegaraan Doc: AFP/Brendan SMIALOWSKI
Ket. Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem

WASHINGTON DC – Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) sedang mempertimbangkan untuk mengambil bagian dalam acara TV realitas di mana imigran akan bersaing untuk kewarganegaraan Amerika, konfirmasi kementerian pada Jumat (16/5).

Ditanya tentang ide yang dilaporkan, DHS menanggapi dengan pernyataan yang mengatakan bahwa wacana tersebut belum menerima persetujuan atau penolakan oleh staf, dan bahwa setiap proposal menjalani proses pemeriksaan menyeluruh sebelum penolakan atau persetujuan.

"Kita perlu menghidupkan kembali patriotisme dan tugas sipil di negara ini, dan kami senang meninjau kembali lapangan yang tidak biasa," kata Asisten Sekretaris Urusan Publik, Tricia McLaughlin, dalam pernyataan itu.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa acara yang diusulkan - yang dibuat oleh seorang Kanada-Amerika bernama Rob Worsoff - akan membuat para kontestan berhadapan untuk membuktikan bahwa mereka adalah yang paling Amerika.

"Ini bukan film The Hunger Games untuk para imigran," kata surat kabar itu mengutip Worsoff - referensi ke novel dystopian dan film berikutnya tentang anak-anak yang dipaksa untuk saling membunuh dalam kompetisi televisi untuk bertahan hidup.

"Ini bukan, 'Hei, jika kamu kalah, kami mengirimmu keluar dengan kapal ke luar negeri’," imbuh dia.

Journal yang meninjau rancangan tayangan setebal 36 halaman dari tim Worsoff tentang program yang diusulkan, yang akan membuat para kontestan bersaing dalam episode satu jam.

Ini bisa termasuk kompetisi demam emas untuk melihat siapa yang dapat mengambil logam paling berharga dari tambang, atau di mana kontestan akan bekerja dalam tim untuk merakit sasis mobil Model T, menurut surat kabar itu.

Acara ini akan dimulai dengan kedatangan di Pulau Ellis - titik masuk tradisional bagi para imigran ke Amerika Serikat - dan akan membuat satu kontestan tersingkir per episode.

Berita itu muncul ketika mantan bintang reality show pemerintahan Presiden Donald Trump telah pindah untuk mengakhiri status dilindungi sementara (TPS) untuk berbagai kelompok imigran yang telah melindungi mereka dari deportasi.

Undang-undang Federal mengizinkan pemerintah untuk memberikan TPS kepada warga negara asing yang tidak dapat kembali ke rumah dengan selamat karena perang, bencana alam, atau kondisi "luar biasa" lainnya.

Sejak menjabat, Trump telah berupaya untuk menghapus perlindungan TPS dari warga negara termasuk Afghanistan, Haiti dan Venezuela sebagai bagian dari tindakan kerasnya yang lebih luas terhadap imigrasi.

Tindakan keras itu - dipimpin oleh DHS - termasuk penggerebekan imigrasi, penangkapan dan deportasi. ils/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.