Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Temui Pemimpin Sementara Suriah untuk Bahas Normalisasi Hubungan

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Trump Temui Pemimpin Sementara Suriah untuk Bahas Normalisasi Hubungan Doc: AFP/Bandar AL-JALOUD/Saudi Royal Palace
Ket. Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (kanan) menyaksikan Presiden AS, Donald Trump (tengah) berjabat tangan dengan presiden sementara Suriah Ahmed al-Sharaa di Riyadh, Rabu (14/5).

RIYADH - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Rabu (14/5) melangsungkan pertemuan dengan pemimpin sementara Suriah, Ahmed al-Sharaa, di Riyadh, Arab Saudi, untuk membahas normalisasi hubungan bilateral.

Dalam kesempatan tersebut, Trump juga menyatakan kesediaan untuk mencapai kesepakatan dengan Iran.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, turut hadir bersama Trump, sementara Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud, secara daring dalam pertemuan tersebut, menurut laporan kantor berita Anadolu.

Pertemuan Trump dengan al-Sharaa tersebut, yang merupakan pertemuan pertama setelah puluhan tahun antara presiden AS dan pemimpin Suriah, berlangsung di sela-sela konferensi tingkat tinggi (KTT) antara Trump dan para pemimpin negara-negara Teluk. Saat KTT itu, Trump menyatakan di dalam pidatonya bahwa normalisasi hubungan AS-Suriah dimulai dengan pertemuan antara dia dan al-Sharaa.

Trump juga menyerukan kepada Suriah agar bergabung dengan Perjanjian Abraham (Abraham Accords), yang dimediasi oleh AS, untuk menormalkan hubungan dengan Israel.

Seruan tersebut disampaikan oleh Trump meskipun militer Israel kerap kali melancarkan serangan udara dan operasi darat di Suriah sejak penggulingan mantan Presiden Bashar al-Assad pada Desember 2024 lalu.

Cabut Sanksi

Sebelumnya pada Selasa (13/5), Trump mengumumkan dalam sebuah forum investasi yang digelar di Arab Saudi bahwa dia akan mencabut sanksi terhadap Suriah dalam sebuah perubahan kebijakan besar.

"Saya akan memerintahkan penghapusan sanksi terhadap Suriah untuk memberi mereka kesempatan meraih kejayaan," ujar Trump, sembari menyatakan bahwa AS telah mengambil langkah pertama untuk menormalkan hubungan dengan Damaskus.

Dalam KTT bersama para pemimpin negara-negara Teluk tersebut, Trump juga menyinggung perundingan tak langsung yang sedang dilakukan dengan Iran terkait program nuklir Teheran dan pencabutan sanksi Washington DC.

"Saya ingin membuat kesepakatan dengan Iran ... namun agar hal itu terealisasi, negara tersebut harus berhenti mensponsori teror, mengakhiri perang proksi penuh darahnya, serta mengakhiri upaya pengembangan senjata nuklir secara permanen dan terverifikasi," tegas Trump.

Presiden AS juga menyerukan kepada semua negara agar menegakkan sanksi yang dia jatuhkan kepada Iran, yang Trump sendiri sebut sebagai kekuatan paling destruktif di kawasan tersebut.

Pernyataan Trump menuai tanggapan yang keras dari Iran, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, yang menyebut Trump sedang melakukan penipuan nyata dengan salah menempatkan sumber ancaman yang sebenarnya.

Trump sedang menjalani hari kedua kunjungan luar negeri pertamanya sejak menjabat sebagai presiden, yang mencakup lawatan ke Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.