Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang, Berikut Pernyataan Kampus!

📅 Senin, 11 Mei 2026, 09:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Puntang, Berikut Pernyataan Kampus! Doc: ITB
Ket. Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG - Institut Teknologi Bandung (ITB) menyatakan salah satu mahasiswa mereka di Program Magister Teknik Lingkungan Angkatan 2024, Arief Wibisono, yang dikabarkan hilang di Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, bukan dalam kegiatan kemahasiswaan.

Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB N Nurlaela Arief saat dikonfirmasi di Bandung, Jawa Barat, Senin (11/5), menjelaskan Arief dikabarkan hilang kontak saat perjalanan turun dari Gunung Puntang sejak Sabtu (9/5) petang.

Berdasarkan informasi awal yang diterima kampus, kata dia, Arief dalam perjalanan turun dari Gunung Puntang bersama dua rekannya.

Namun dalam perjalanan Arief berjalan lebih dahulu. Sementara itu kedua rekannya tiba di basecamp Pasirkuda tanpa menemukan Arief dan hingga kini belum berhasil melakukan kontak.

"Bukan merupakan kegiatan kemahasiswaan," tutur Nurlaela.

Nurlaela mengatakan pihak kampus terus berkoordinasi dalam pendampingan pencarian korban.

Dia menerangkan koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pencarian, termasuk Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan kepolisian, serta keluarga korban, yang kini sudah di lokasi.

Pihak Basarnas, lanjut dia, menyampaikan proses pencarian terus dilakukan dengan menghimpun berbagai informasi dari rekan-rekan korban. Selain itu tim juga telah bergerak menyisir bagian-bagian maupun jalur-jalur lain yang sebelumnya belum dilalui dalam pencarian awal.

Basarnas juga mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan relawan di wilayah Bandung Raya untuk membantu operasi pencarian sejak hari pertama.

Koordinasi bersama pihak kepolisian pun terus dilakukan guna memperluas proses pencarian terhadap Arief.

"Pihak Basarnas menambahkan bahwa informasi terbaru terkait perkembangan pencarian akan disampaikan secara berkala," ucap Nurlaela.

Sementara itu dalam keterangannya Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB Nita Yuanita menyatakan pihak kampus telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dan kini fokus utama adalah mendukung proses pencarian.

Saat ini Ketua Program Studi Magister Teknik Lingkungan Anindrya Nastiti beserta Andri Gumilar dan staf ITB sedang berada di lokasi untuk menemani keluarga.

"Mohon doanya agar Arief segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat," ujar Nita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.