Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Ingatkan Kepala Daerah Objektif Seleksi Siswa Sekolah Rakyat

📅 Jumat, 16 Mei 2025, 23:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Ingatkan Kepala Daerah Objektif Seleksi Siswa Sekolah Rakyat Doc: ANTARA 
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (tengah) berbincang dengan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (kiri) dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (kanan) saat meninjau persiapan Sekolah Rakyat di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (8/5/2025). 

JAKARTA – Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, mengingatkan para kepala daerah agar tidak main-main dalam proses seleksi calon siswa Sekolah Rakyat.

Dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Jumat (16/5), Mensos menekankan pentingnya sikap objektif dalam pengambilan keputusan itu kepada kepala daerah di delapan kabupaten, yaitu Sigi, Buton Tengah, Belitung Timur, Banggai Kepulauan, Takalar, Empat Lawang, Kuningan, dan Sopeng.

"Mari kita sama-sama menyeleksi peserta didik untuk Sekolah Rakyat seobjektif mungkin. Jadi jangan ada main-main lah di sini. Apa yang diinginkan Presiden ini mari kita laksanakan," kata Mensos Saifullah.

Ia menjelaskan tidak ada tes akademik pada proses seleksi peserta didik Sekolah Rakyat. Di samping itu, setiap anak yang berasal dari keluarga miskin dapat mengenyam pendidikan di sekolah ini tanpa dipungut biaya apa pun.

Seluruh fasilitas bagi siswa di Sekolah Rakyat, mulai dari seragam, peralatan sekolah, hingga kebutuhan makan dan minum, lanjutnya, ditanggung oleh negara.

Oleh karena itu, Mensos menekankan agar tidak ada praktik penyimpangan saat seleksi para siswa sebab program Sekolah Rakyat bertujuan untuk memuliakan masyarakat miskin.

"Nah, ini kalau kita enggak hati-hati, itu KKN (korupsi, kolusi, nepotisme) lagi nanti untuk siapa yang masuk," tegasnya.

Di samping itu, Mensos mengungkapkan, berdasarkan hasil survei Kementerian Dikdasmen, ada tiga dosa besar dalam dunia pendidikan, yakni perundungan atau bullying, kekerasan fisik dan seksual, serta intoleransi. Ia berharap melalui Sekolah Rakyat, hal-hal itu dapat dicegah.

"Maka ke depan ini, mari kita jaga sekolah kita ini lewat bupati, lewat wali kota di sana agar tiga dosa pendidikan ini bisa kita hindari dan kita bisa tekan dan kita bisa cegah dari awal. Apalagi ini sekolah berasrama, ya kan. Nanti ada pendidikan karakternya, maka kita harus kelola dengan baik," kata Mensos.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mesir Coba Redam Titik Didi...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.