Menlu AS Rubio Tak Berharap Banyak dari Perundingan Russia-Ukraina
📅 Jumat, 16 Mei 2025, 08:58 WIB | Oleh: Lili LestariTidak ada perundingan damai secara langsung sejak minggu-minggu pertama perang dan posisi kedua pihak tampaknya makin menjauh sejak saat itu.
Sebelum pembicaraan, Juru bicara kementerian luar negeri Rusia Maria Zakharova menyebut Zelensky sebagai "badut" dan "pecundang".
Menteri Luar Negeri Russia Sergei Lavrov menyebut Zelensky "menyedihkan" karena mencoba membujuk Putin untuk hadir secara langsung.
Namun Zelensky bersikeras: "Saya percaya bahwa pemimpin Kremlin harus menunjukkan kepemimpinannya. Jika dia siap untuk berunding, maka kita harus bertemu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Gencatan senjata adalah prioritas," imbuh Zelensky. "Meskipun saya masih yakin bahwa Russia terus menganggap remeh pertemuan-pertemuan ini dan tidak ingin mengakhiri perang."
Trump mengatakan hanya pertemuan antara dirinya dan Putin yang dapat menghasilkan kemajuan berarti.
"Saya tidak percaya apa pun akan terjadi, suka atau tidak, sampai kami bertemu," kata Trump kepada wartawan di Air Force One.
Sebaiknya Anda baca juga:
Zelensky dijadwalkan menghadiri pertemuan para pemimpin Eropa di ibu kota Albania pada hari Jumat. Rubio, yang dijadwalkan berada di Istanbul pada hari Jumat, kembali memperingatkan dalam pertemuan NATO di Antalya bahwa Washington semakin "tidak sabar" atas upaya untuk mengakhiri konflik.
Kompromi
Putin telah membuat seruan mengejutkan untuk negosiasi langsung setelah Kyiv dan para pemimpin Eropa menekannya untuk menyetujui gencatan senjata penuh dan tanpa syarat selama 30 hari.
Penunjukan Medinsky sebagai negosiator utama Kremlin menunjukkan bahwa Moskow tidak berencana untuk membuat konsesi. Meskipun merupakan pembantu garis keras Putin, ia bukanlah pengambil keputusan utama.
Di luar konsulat Russia di Istanbul, Medinsky mengatakan kepada wartawan bahwa Russia melihat pembicaraan tersebut sebagai kelanjutan dari negosiasi 2022 yang gagal dan dia siap untuk "kemungkinan kompromi".
"Delegasi berkomitmen pada pendekatan yang konstruktif, untuk menemukan kemungkinan solusi dan titik kontak. Tujuan negosiasi langsung dengan pihak Ukraina adalah untuk akhirnya membangun perdamaian jangka panjang dengan menghilangkan akar penyebab konflik," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!