Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Russia-Ukraina Gelar Pembicaraan Langsung Pertama Sejak 2022, Tak Ada Putin dalam Daftar Delegasi

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 09:50 WIB | Oleh:
Russia-Ukraina Gelar Pembicaraan Langsung Pertama Sejak 2022, Tak Ada Putin dalam Daftar Delegasi Doc: PBS
Ket. Pembicaraan langsung pertama antara Ukraina dan Russia pada 2022 di Turki.

ISTANBUL - Dua negara yang bertikai dalam perang, Ukraina dan Russia, akan menggelar pembicaraan langsung pertama dalam lebih dari tiga tahun pada hari Kamis (15/5) di Istanbul, Turki. Presiden Russia Vladimir Putin tidak termasuk dalam daftar peserta.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menantang Putin untuk menemuinya secara langsung di Istanbul, namun delegasi Russia hanya menunjuk tim tingkat rendah.

Ketidakhadiran Putin akan mengurangi pentingnya negosiasi langsung pertama sejak upaya yang gagal dalam beberapa minggu setelah invasi Russia tahun 2022.  

Puluhan ribu orang tewas sejak serangan dimulai pada Februari 2022. Russia telah menduduki sekitar seperlima wilayah Ukraina dalam konflik terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

Putin telah mengusulkan untuk mengadakan pembicaraan pada tanggal 15 Mei di Istanbul sebagai tawaran balasan setelah Ukraina dan negara-negara Eropa minggu lalu menyerukan gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari. 

Zelensky setuju, tetapi ia mengatakan jika Putin tidak hadir sendiri, itu akan menandakan bahwa ia tidak benar-benar tertarik pada perdamaian. 

"Ini perangnya... Oleh karena itu, negosiasi harus dilakukan dengannya," kata Zelensky.

Delegasi Kremlin akan dipimpin oleh Vladimir Medinsky, seorang ajudan garis keras Putin dan mantan menteri kebudayaan yang terlibat dalam negosiasi 2022.

Putin, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, dan ajudan kebijakan luar negeri Kremlin Yuri Ushakov -- yang semuanya dikabarkan sebagai negosiator utama setelah memimpin pembicaraan sebelumnya dengan Amerika Serikat -- tidak disebutkan dalam daftar delegasi Kremlin.

Peringatan Sanksi Eropa 

Medinsky dipandang berpengaruh dalam memajukan klaim historis Russia atas wilayah Ukraina.

Tiga negosiator lainnya bernama Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Galuzin, Wakil Menteri Pertahanan Alexander Fomin dan Igor Kostyukov, direktur badan intelijen militer GRU Russia.

Para pemimpin Eropa mengatakan sanksi baru akan segera dijatuhkan pada Russia jika pembicaraan Istanbul tidak membuahkan hasil.

Menjelang perundingan, Zelensky mengatakan ia akan memutuskan "langkah" Ukraina selanjutnya berdasarkan siapa yang mewakili Moskow. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.