Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RSUI Resmikan Layanan RIRS Bantu Atasi Batu Ginjal Tanpa Bedah Terbuka

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 19:09 WIB | Oleh:
RSUI Resmikan Layanan RIRS Bantu Atasi Batu Ginjal Tanpa Bedah Terbuka Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. RSUI menggelar talkshow seminar awam dengan tema Layanan RIRS Prosesur Minimal Invasif Atasi Batu Ginjal.

DEPOK - Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) meresmikan layanan Retrograde Intrarenal Surgery (RIRS), prosedur penanganan batu ginjal yang komprehensif dan modern, tanpa pembedahan terbuka dengan minimal invasif atau minimal sayatan.

Direktur Utama RSUI  Ari Kusuma Januarto di Depok, Kamis (15/5), menyampaikan RSUI terus berkomitmen memperluas akses masyarakat terhadap layanan urologi.

“Kami berharap kehadiran layanan RIRS ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Depok dan sekitarnya, tetapi juga memperkuat peran RSUI sebagai rumah sakit pendidikan yang terus mengembangkan layanan kesehatan terkhusus di bidang urologi, yang juga sebagai Layanan Unggulan Pusat Batu Ginjal dan Saluran Kemih RSUI," ujarnya.

Dokter Spesialis Urologi RSUI Dyandra Parikesit memperjelas keunggulan RIRS dalam penanganan batu ginjal.

“Pasien yang menjalani prosedur ini umumnya akan mengalami lebih sedikit rasa sakit, tanpa bekas luka, dan waktu pemulihan lebih cepat, minim risiko infeksi, dan komplikasi lainnya," kata Dyandra.

RIRS juga dapat menjadi alternatif pada penanganan masalah ginjal lainnya, seperti penyumbatan atau tumor.

Dyandra menjelaskan batu ginjal merupakan masalah kesehatan yang dapat terjadi pada siapa saja, prevelensinya mencapai 5-19,1 persen dalam populasi (hampir satu dalam lima orang memiliki batu ginjal).

Batu ginjal terbentuk dari garam dan mineral dalam ginjal yang akhirnya memadat dan mengeras. Terdapat faktor pendukung terbentuknya batu ginjal, diantaranya sering menahan kencing, kurang minum air, kebiasaan konsumsi makan yang tinggi garam, asam urat serta faktor genetik yang dapat memicu pembentukan batu ginjal.

Beberapa tanda dan gejala antara lain muncul nyeri di perut dan paha, mual-muntah, atau demam jika batu menyebabkan infeksi). Apabila tidak ditangani dengan tepat, kata dia, akan menyebabkan gagal ginjal, nyeri berat, dan infeksi.

Salah satu penanganan batu ginjal dengan RIRS yang merupakan prosedur minimal invasif dengan memasukkan teropong kecil melalui saluran kemih.

Setelahnya Dokter Urologi menggunakan laser untuk memecah batu ginjal menjadi potongan-potongan kecil atau menjadi pasir. Kemudian dikeluarkan dengan keranjang khusus atau alat pengisap untuk tata laksana batu ginjal.

Teknologi yang digunakan dalam layanan RIRS di RSUI merupakan kolaborasi dengan Dyne Medical Group, perusahaan penyedia teknologi medis terpercaya dari Korea Selatan. Kolaborasi ini mendukung peningkatan kualitas layanan Urologi RSUI dengan menghadirkan teknologi terkini.

Prosedur RIRS memiliki kelebihan utama yaitu dapat mengatasi batu dengan ukuran 10–20 mm tanpa sayatan dan luka. Secara tradisional, pembedahan untuk batu ginjal dilakukan dengan membuat sayatan besar untuk mengeluarkan batu.

Namun dengan perkembangan teknologi kedokteran serta tim medis yang kompeten, kata dia, penanganan batu ginjal dapat dilakukan tanpa pembedahan terbuka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Luar Negeri
Peru Resmi Ceraikan Hubunga...
Luar Negeri
Azerbaijan Kecewa Resolusi ...
Daerah
Keracunan MBG Sidoarjo, Seb...

Disdagin Kota Bandung Dorong UMKM Naik Kelas

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Disdagin Kota Bandung Doron...
Advertisement
PBB Laporkan Suhu Dunia Lampaui 1,5 Derajat Celsius, Risiko Bencana dan Ancaman Kesehatan Meningkat

PBB Laporkan Suhu Dunia Lampaui 1,5 Derajat Celsius, Risiko Bencana dan Ancaman Kesehatan Meningkat

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.