Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltim Ngebut Cashless! QRIS Dipakai Lebih dari 10 Juta Kali

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kaltim Ngebut Cashless! QRIS Dipakai Lebih dari 10 Juta Kali Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Transaksi menggunakan QRIS.

BALIKPAPAN – Transaki menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sangat penting karena mempermudah pembayaran digital, mendukung inklusi keuangan, dan meningkatkan efisiensi transaksi.

QRIS memungkinkan berbagai aplikasi pembayaran digital untuk digunakan dengan satu kode QR yang sama, sehingga tidak perlu lagi membawa uang tunai atau khawatir tentang kompatibilitas aplikasi.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan, Kalimantan Timur, mencatat transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada triwulan I 2025 mencapai 10.445.722 kali di tiga daerah yakni Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser.

"Sebanyak 10.445.722 transaksi ini sama dengan 34,69 persen dari target tahunan BI Balikpapan yang sebanyak 30,11 juta transaksi," kata Kepala BI Balikpapan Robi Ariadi di Balikpapan, Kaltim, Rabu (14/5).

Jumlah transaksi ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap sistem pembayaran secara digital, sehingga diyakini target tersebut tercapai di akhir tahun.

Ia menambahkan jumlah merchant QRIS di Kalimantan Timur juga terus bertambah, dari target 247.876 merchant pada 2025, namun baru di Maret telah terealisasi sebanyak 239.784 merchant, atau sebesar 96,73 persen.

"Perkembangan terkini, makin banyak pelaku usaha yang melihat manfaat langsung dari transaksi non-tunai, baik dari segi efisiensi maupun transparansi," kata Robi.

Bahkan, tidak hanya pelaku usaha, berbagai yayasan atau lembaga pengelola yang mengumpulkan dana umat juga menggunakan QRIS, karena hal ini untuk memudahkan para dermawan berbagi.

Sedangkan, dalam upaya meningkatkan penggunaan QRIS, BI Balikpapan juga berencana meluncurkan Festival Non-Tunai Nusantara (Fentura), sebagai bagian dari strategi melakukan edukasi ke masyarakat tentang manfaat transaksi digital.

"Melalui Fentura, kami ingin masyarakat merasakan langsung bagaimana mudah dan nyamannya bertransaksi secara digital,” kata ia lagi.

Ia menjelaskan kegiatan utama Fentura 2025 meliputi BPN Go x Fentura yang akan digelar awal Juli.

Kemudian, Fentu-Run, ajang lari dengan kampanye transaksi nontunai, berlangsung di Pantai Kilang Mandiri, Balikpapan, pertengahan Juli 2025.

Di Fentura mendatang, katanya, Bank Indonesia tidak menarik keuntungan Merchant Discount Rate (MDR) dari transaksi dengan QRIS.

"Seluruh biaya MDR diserahkan kepada pelaku industri, seperti issuer, acquirer, switching, ASPI, dan PTEN. BI tidak menerima sepeser pun dari biaya itu," kata Robi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Wali Kota Bogor Ajak Pemuda...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.