Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Curah Hujan di Bali Tergolong Rendah selama Juni 2025

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 16:41 WIB | Oleh:
Curah Hujan di Bali Tergolong Rendah selama Juni 2025 Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi hujan lebat

DENPASAR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Denpasar memprakirakan curah hujan di Bali tergolong rendah yakni berkisar rata-rata 21-150 milimeter (mm) selama Juni 2025.

“Sifat hujan pada Juni di Bali diprakirakan umumnya normal,” kata Kepala Stasiun Geofisika Denpasar Rully Oktavia Hermawan di Denpasar, Bali, Selasa (13/5).

Pihaknya memetakan wilayah kecamatan di Bali yang diperkirakan masih diwarnai hujan dengan curah hujan rendah 21-50 mm yakni di Melaya, Gerokgak, Tejakula, Kuta Selatan, Bangli, Kintamani, dan Kubu.

Kemudian curah hujan 51-100 mm yakni di Melaya, Negara, Mendoyo, Pekutatan, Gerokgak, Seririt, Busungbiu, Banjar, Buleleng, Kubutambahan, Sukasada, Baturiti, Petang.

Selanjutnya di Mengwi, Kuta, Denpasar Timur, Denpasar Barat, Gianyar, Sukawati, Kintamani, Banjarangkan, Klungkung, Nusa Penida, Karangasem, Abang, Rendang, Bebandem, dan Manggis.

Sedangkan kategori curah hujan menengah yakni 101-150 mm diperkirakan terjadi di Sukasada, Selemadeg Barat, Baturiti, Pupuan, Penebel, Selemadeg, Kerambitan, Tabanan, Petang, Abiansemal, Payangan, Tampaksiring, Sukawati, Bangli, Susut, Dawan, dan Rendang.

Sementara itu sifat hujan selama Juni 2025 diperkirakan normal yang terjadi pada sejumlah wilayah kecamatan di Bali.

Sifat hujan, menurut BMKG, adalah perbandingan antara jumlah curah hujan yang terjadi selama periode tertentu yakni dalam sebulan, dengan nilai rata-rata atau normal dari periode yang sama di satu tempat.

Menurut BMKG, dengan curah hujan bulanan di bawah 300 mm maka tingkat rawan banjir juga rendah. Sedangkan curah hujan bulanan 300-500 mm memiliki tingkat rawan banjir menengah dan tingkat rawan banjir tinggi jika curah hujan bulanan di atas 500 mm. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bermula dari apk ijo asing yang masuk jadi ...
    Tolong pak presiden jgn cuma bacot MBG truss ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Rona
Deadpool dan Wolverine  Men...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.