Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Pasaman Barat Tunggu Hasil Survei Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat

📅 Minggu, 11 Mei 2025, 16:51 WIB | Oleh:
Pemkab Pasaman Barat Tunggu Hasil Survei Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Adrianto, menyampaikan bahwa setelah survei selesai, pihaknya akan segera melaporkan hasilnya kepada Kemensos untuk proses selanjutnya

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat Sumatera Barat menunggu survei lahan dari Kementerian Sosial untuk lokasi yang akan dijadikan pembangunan gedung dan fasilitas pendukung Sekolah Rakyat (SR) di daerah itu.

"Proposal permintaan pembangunan sekolah rakyat telah kita ajukan ke pemerintah pusat. Segala kelengkapan telah kita penuhi. Tinggal menunggu kepastian lahannya," kata Penjabat Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Minggu.

Menurutnya, lahan yang disiapkan ada beberapa lokasi yang nanti bisa disurvei oleh tim Kementerian Sosial. Luas lahannya lima sampai 10 hektare.

*Mudah-mudahan segera disurvei, sehingga kepastian pembangunan sekolah rakyat ini bisa kita peroleh dan bisa membantu siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu," katanya.

Kepala Dinas Sosial Pasaman Barat Randy Hendrawan mengatakan, dalam proposal usulan itu disampaikan permintaan agar ada pembangunan Sekolah Rakyat sebanyak dua rombongan belajar yang terdiri atas 36 ruang belajar.

"Untuk tingkatan sekolah dasar sebanyak 18 ruangan, SMP sembilan ruangan, dan sembilan ruangan untuk SMA," katanya.

Dia menyebutkan, sesuai program Presiden Prabowo Subianto Sekolah Rakyat itu nantinya akan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN), khususnya kelompok desil 1 dan 2.

"Sekolah itu gratis dan nantinya akan dilengkapi dengan asrama dan fasilitas umum lainnya," katanya.

Sekolah Rakyat itu merupakan program pendidikan berasrama yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Presiden Prabowo menekankan program itu bukan sekadar membangun fasilitas pendidikan, tetapi sebuah langkah strategis untuk memberdayakan masyarakat miskin.

Program Sekolah Rakyat akan menjadi tonggak baru dalam upaya pemerataan pendidikan dan pemberantasan kemiskinan di Indonesia.

Dengan konsep pendidikan gratis dan berasrama, lulusan sekolah ini diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk menjadi agen perubahan guna mengubah taraf kesejahteraan keluarganya untuk terlepas dari jerat kemiskinan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.