Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Gerai Sehati Bantu Penderita Penyakit Kronis

📅 Kamis, 08 Mei 2025, 23:05 WIB | Oleh:
Program Gerai Sehati Bantu Penderita Penyakit Kronis Doc: Antara

Koba, Babel - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meluncurkan program gerakan pelayanan sosial dan kesehatan terintegrasi (Gerai Sehati), sebagai bentuk dukungan sosial kepada warga yang menderita penyakit kronis.

"Gerai Sehati ini diluncurkan didasari ketidakmampuan penderita suatu penyakit untuk mendapatkan manajemen diri yang baik, sehingga membutuhkan dukungan sosial baik dari keluarga maupun masyarakat," kata Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum Pemkab Bangka Tengah Anas Maaruf di Koba, Kamis.

Saat meluncurkan Gerai Sehati, Anas mengatakan, program ini merupakan kolaborasi antara Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Koba, Baznas Bangka Tengah, Dinas Sosial-PMD, KUA Kecamatan Koba dan Pemerintah Kecamatan Koba.

Anas mengatakan, bentuk dukungan sosial yang diberikan penderita penyakit kronis dapat berupa dukungan informasi (nasihat, saran, pengarahan atau petunjuk), dukungan emosional (berupa afeksi, kepercayaan, kehangatan, kepedulian dan empati) serta pemberian bantuan material.

"Melalui kolaborasi layanan kesehatan dari Puskesmas, bantuan sosial dari Baznas dan Dinsos-PMD, serta pendampingan keagamaan oleh KUA, program ini diharapkan mampu membangkitkan semangat para penderita di Kecamatan Koba untuk tetap berjuang, atau setidaknya menerima kondisi yang mereka alami dengan lebih lapang," kata Anas.

Anas yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah mengatakan, sudah banyak bukti di lapangan yang menunjukkan kemerosotan kondisi kesehatan dari penderita penyakit kronis akibat tidak adanya dukungan sosial.

"Berbagai studi dan temuan di lapangan menunjukkan bahwa penderita dua penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi atau gangguan nyeri, sangat rentan mengalami gangguan mental apabila hanya ditangani secara medis tanpa didukung aspek sosial, ekonomi, keluarga dan spiritual," ujarnya.

Tanpa dukungan menyeluruh, kata dia, proses pengobatan menjadi lebih sulit dan cenderung tidak terkendali.

Anas berharap, kolaborasi ini dapat memberikan dampak yang baik bagi kesehatan, sosial dan agama di masyarakat.

Kepala Puskesmas Koba Mahfudz mengatakan, pengintegrasian ini merupakan inovasi yang dilakukan bersama beberapa pemangku kepentingan.

Biasanya hanya masalah kesehatan, tetapi dengan Gerai Sehati kata dia ditambah dengan sosialnya, keagamaan dan ekonominya.

"Target masyarakat penderita penyakit kronis yang harus dikunjungi per bulan ada sebanyak 30 orang dan yang kita kunjungi ini adalah penderita penyakit kronis yang terganggu mobilitasnya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.