Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Heboh! IHSG Malah Menguat Saat Dunia Dag-Dig-Dug Tunggu The Fed

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 17:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Heboh! IHSG Malah Menguat Saat Dunia Dag-Dig-Dug Tunggu The Fed Doc: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Ket. Pekerja melintasi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (23/4/2025).

JAKARTA - Pasar saham dalam negeri terus memperlihatkan kinerja positif pada hari kedua pekan ini di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi dunia. 

Sentimen penggerak penguatan harga saham di dalam negeri berasal dari global, terutama kebijakan moneter di Amerika Serikat (AS). 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (6/5) sore, ditutup menguat di tengah pelaku pasar mencermati pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Federal Reserve (The Fed).

IHSG ditutup menguat 66,25 poin atau 0,97 persen ke posisi 6.898,20. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 7,44 poin atau 0,97 persen ke posisi 774,76.

“Investor menunggu dimulainya pertemuan kebijakan pertama bank sentral AS The Fed sejak Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif timbal-balik (reciprocal tariffs) di awal April 2025," sebut Tim Riset Phillips Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Pertemuan kebijakan dua hari itu akan dimulai pada Selasa (6/5) waktu AS, dengan keputusan suku bunga diumumkan pada Rabu (7/5). Bursa berjangka melihat hanya ada 2,7 persen peluang penurunan suku bunga acuan Federal Funds Rate (FFR)

Di sisi lain, dua komentar yang dibuat Presiden Trump merubah sentimen pasar, pertama, Trump mengatakan berencana menjatuhkan tarif sebesar 100 persen atas film-film yang diproduksi di luar AS namun Trump tidak memberikan rincian bagaimana tarif tersebut akan diimplementasikan.

Kedua, Trump memberikan indikasi bahwa dirinya tidak berencana melakukan pembicaraan perdagangan dengan Presiden China Xi Jinping pada pekan ini.

Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebut bahwa agenda ekonomi Presiden Trump seperti tarif, pemotongan pajak, dan deregulasi akan bekerja sama untuk mendorong investasi jangka panjang di AS. Scott Bessent menambahkan bahwa pasar finansial mampu mengatasi gejolak jangka pendek.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang menguat sebesar 3,18 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 2,0 persen dan 1,25 persen.

Sedangkan, empat sektor menurun yaitu sektor teknologi turun paling dalam sebesar 0,56 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor transportasi & logistik yang masing-masing turun sebesar 0,25 persen dan 0,14 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu OPMS, JATI, KRYA, HELI dan SOLA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SOFA, MEJA, MREI, VISI dan TLDN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.249.655 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,18 miliar lembar saham senilai Rp16,70 triliun. Sebanyak 333 saham naik 268 saham menurun, dan 205 tidak bergerak nilainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...

Transaksi video commerce meningkat

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Transaksi video commerce me...
Megapolitan
Pegadaian Salurkan 1.000 Pa...
MARITIM

Tiongkok Mulai Kuasai Rute Maritim Arktik

22 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tiongkok Mulai Kuasai Rute ...

Pengaspalan jalan pertanian di Kendari

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pengaspalan jalan pertanian...
Luar Negeri
Intelijen Spanyol Pastikan ...
Luar Negeri
Warga Jepang Dukung Pembata...
Nasional
Penutupan Muktamar Nahdlatu...

Peluang ekspor bawang goreng khas Palu

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Peluang ekspor bawang goren...
Advertisement
Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

Indonesia-Singapura Umumkan Penggunaan Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.