Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diduga Jadi Sarang Prostitusi, 14 Kedai Kopi di Ponorogo Disegel

📅 Selasa, 06 Mei 2025, 09:05 WIB | Oleh:
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, 14 Kedai Kopi di Ponorogo Disegel Doc: ANTARA
Ket. Petugas Satpol PP menempelkan stiker larangan beraktivitas pada salah satu warung kopi di Jalan Raya Siman–Jetis, Ponorogo, yang disinyalir menjadi lokasi prostitusi terselubung, Senin (5/5/2025).

PONOROGO - Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur bersama warga Desa Demangan, Kecamatan Siman, menyegel sedikitnya 14 warung berkedok kedai kopi yang diduga menjadi tempat praktik prostitusi terselubung.

Penyegelan dilakukan di sepanjang Jalan Raya Siman–Jetis, Senin, menyusul keresahan warga dan temuan kasus penyakit menular yang mengkhawatirkan.

"Kami tempelkan stiker larangan beroperasi dan menutup paksa seluruh warung yang terindikasi. Ada 14 titik yang kami segel hari ini," kata Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Ponorogo, Hendra Asmara Putra dikonfirmasi usai operasi penyegelan.

Warung-warung tersebut, kata Hendra, tidak dibongkar karena berdiri di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI). Namun sebagai bentuk penegasan, warga juga ikut memaku pintu-pintu warung menggunakan batang bambu agar tidak bisa digunakan kembali.

Lebih dari sekadar pelanggaran ketertiban umum, keberadaan warung tersebut turut mengancam kesehatan masyarakat. Hendra mengungkapkan, dari hasil skrining Dinas Kesehatan terhadap pekerja warung, ditemukan 35 persen di antaranya positif HIV.

"Dari 29 pekerja yang diperiksa, 13 orang dinyatakan positif HIV. Ini angka yang sangat memprihatinkan," ujarnya.

Ia menegaskan, para pekerja yang terlibat telah diminta untuk kembali ke daerah asalnya dan tidak kembali beraktivitas di wilayah Ponorogo.

Sementara itu, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Demangan, Ihsan Muttaqin, menyebut penyegelan dilakukan karena warung-warung itu terbukti digunakan untuk praktik asusila. Ia mendesak agar bangunan tersebut dibongkar total.

"Sudah berulang kali ditertibkan, tapi mereka kembali buka. Sekarang kami minta bangunannya sekalian dibongkar agar tidak dipakai lagi," kata Ihsan.

Ia menambahkan, penyegelan kali ini merupakan puncak dari serangkaian langkah pencegahan yang telah dilakukan pemerintah desa bersama warga dan aparat setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

For Revenge Isi OST “Spider-Man: Brand New Day”

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
For Revenge Isi OST “Spid...
Nasional
Menko PMK Ajak Anak Berani ...
Prabowo Resmi Lantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia

Prabowo Resmi Lantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.