Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sabalenka Dominan Menuju Roland Garros

📅 Senin, 05 Mei 2025, 07:02 WIB | Oleh:
Sabalenka Dominan Menuju Roland Garros Doc: OSCAR DEL POZO / AFP
Ket. Petenis Belarusia Aryna Sabalenka berpose dengan trofinya setelah mengalahkan petenis AS Coco Gauff dalam pertandingan final tunggal turnamen tenis WTA Tour Madrid Open 2025 di Caja Magica, Madrid, pada 1 Mei 2025.

MADRID – Di tengah redupnya performa Iga Swiatek, Aryna Sabalenka justru melaju tanpa terbendung. Petenis nomor satu dunia itu merebut gelar Madrid Open ketiganya usai menundukkan Coco Gauff 6-3, 7-6(3), Sabtu (4/5), dan menebar ancaman jelang Prancis Open.

Di lapangan tanah liat ibu kota Spanyol, Sabalenka tampil meyakinkan sejak awal. Meski Gauff sempat mencuri keunggulan di set kedua, Sabalenka tetap tak tergoyahkan, mencetak 31 kemenangan musim ini, terbanyak di WTA, dan menutup laga saat Gauff melakukan double fault di match point.

“Rasanya seperti mimpi. Enam final musim ini? Kedengarannya gila. Saya kerja keras danpaham mampu. Tapi bisa benar-benar melakukannya? Itu luar biasa,” ujar Sabalenka.

Kemenangan ini bukan hanya mempertegas dominasi Sabalenka, tapi juga memantapkan statusnya sebagai unggulan utama menuju Roland Garros. Lawan terbesarnya tahun lalu, Iga Swiatek, tengah terpuruk, bahkan disingkirkan Gauff di semifinal Madrid. Namun kini giliran Gauff yang merasakan tekanan Sabalenka.

“Saya tahu Iga akan bangkit. Tapi saya hanya fokus terus berkembang dan siap untuk siapa pun yang akan menjadi tantangan,” ujar Sabalenka. Partai final berjalan dalam dua situasi berbeda. Di set pertama, Sabalenka tak terbendung.

Setelah Gauff memenangi gim pembuka, petenis Belarusia itu menyapu 17 poin beruntun, mematahkan servis lawan di gim ketiga dan kelima. Hanya dalam 35 menit, set pertama selesai di tangan Sabalenka.

Set kedua ada sedikit perlawanan dari Gauff. Petenis Amerika Serikat itu mengubah pola servis, bermain lebih agresif, dan unggul 3-1. Dia bahkan sempat berada di atas angin saat memimpin 5-4 dan servis untuk set.

Namun, tekanan Sabalenka berbicara. Gauff melakukan dua double fault yang krusial, menyia-nyiakan satu set point, dan akhirnya kehilangan servis di gim ke-10. Dalam tie-break, Sabalenka memegang kendali penuh hingga menutup laga dengan double fault Gauff yang ketiga di pertandingan itu.

“Banyak hal positif yang bisa diambil, tapi jelaskecewa dengan performa saya. Saya merasa seharusnya bisa tampil lebih baik,” ucap Gauff. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pajak Bahan Bakar di New Zealand Batal Naik

38 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Pajak Bahan Bakar di New Ze...
Luar Negeri
Ismail Ould Cheikh Ahmed Te...
Ekonomi
Indonesia Resmi Mencalonkan...
Advertisement
Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

Badan Geologi Sebut Erupsi Sinabung Berpotensi Diikuti Letusan yang Lebih Besar

31 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.