Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Dapur Sehat MBG di Madiun Diluncurkan, Kualitas Dapur Jadi Sorotan

📅 Senin, 05 Mei 2025, 09:17 WIB | Oleh:
Dua Dapur Sehat MBG di Madiun Diluncurkan, Kualitas Dapur Jadi Sorotan Doc: ANTARA
Ket. Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi meluncurkan dua dapur sehat dari enam unit yang direncanakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Madiun.

MADIUN - Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi meluncurkan dua dapur sehat dari enam unit yang direncanakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dusun Kalilumbu, Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Jumat (2/5) lalu. Upaya ini menandai dimulainya implementasi program MBG di wilayah tersebut.

Deputi Penyediaan dan Penyaluran BGN, Brigjen (Purn) Suardi Samiran, menjelaskan bahwa total enam dapur MBG akan dibangun di Dusun Kalilumbu (4 unit), Dusun Penjalinan (1 unit), dan Dusun Balungasri (1 unit).

Dua dapur di Kalilumbu telah siap beroperasi pada bulan Mei ini, sementara empat lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Setiap dapur ditargetkan mampu memproduksi hingga 3.500 porsi makanan bergizi per hari, menyasar siswa TK hingga SMA, santri pondok pesantren, balita, serta ibu hamil dan menyusui di Kecamatan Kebonsari dan sebagian Kecamatan Geger.

Dengan total sasaran sekitar 12 ribu anak, kebutuhan bahan baku diperkirakan cukup besar. Jika seluruh enam dapur beroperasi, diprediksi akan menyerap 1.200-1.500 kilogram beras per hari, belum termasuk kebutuhan sayuran, buah, protein hewani, serta produk UMKM lokal.

Wakil Kepala 1 Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Nanik S. Deyang, menekankan bahwa program MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pengentasan kemiskinan.

Setiap dapur diperkirakan akan menyerap 50 tenaga kerja langsung dan 200 tenaga kerja tidak langsung di sektor pertanian, peternakan, dan UMKM.

Menanggapi peluncuran ini, Dr. Tania Putri, seorang ahli gizi masyarakat, menekankan pentingnya standar kualifikasi dapur MBG. "Dapur MBG idealnya memiliki standar kebersihan dan sanitasi yang tinggi, dilengkapi peralatan memasak yang layak dan sesuai kapasitas produksi, serta tenaga pengelola dan juru masak yang terlatih dalam penanganan dan pengolahan makanan bergizi," ujarnya saat dihubungi via telepon.

Senada dengan hal tersebut, Bapak Agus Wijaya, seorang pengusaha katering skala besar, menambahkan aspek efisiensi dan keberlanjutan.

"Selain higienitas, dapur MBG juga perlu dirancang agar efisien dalam penggunaan sumber daya dan sebisa mungkin memanfaatkan bahan baku lokal untuk mendukung perekonomian daerah. Manajemen logistik dan distribusi juga menjadi kunci keberhasilan program ini," katanya.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyambut baik inisiatif ini dan berharap program MBG dapat berjalan lancar serta memberikan dampak positif bagi kesehatan dan perekonomian masyarakat Madiun. Peluncuran dapur sehat ini dihadiri pula oleh Dandim Madiun dan Kapolres Madiun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Makau Berbenah, Rencana Pembangunan Terpadu Siap Ubah Wajah Ekonomi Kota
    Preview komentar:
    Langkah Makau untuk mempercepat pembaruan perkotaan menjadi kota ...
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga derita segera berlalu
    Hadir untuk negeri.
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Semeru Kembali Erupsi, Letu...
Megapolitan
SIM Keliling Buka di 5 Loka...
Olahraga
Satu Rintangan Berat Asal K...
Olahraga
Alcaraz Pulih dari Cedera, ...
Ngeri…Pesawat-pesawat Mendarat dan Terbang di Sepinggan Mesti Menerobos Asap Karhutla

Ngeri…Pesawat-pesawat Mendarat dan Terbang di Sepinggan Mesti Menerobos Asap Karhutla

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.