Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Jawa Timur Perkuat Kolaborasi dengan Pilar Sosial Atasi Kemiskinan Ekstrem

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 14:35 WIB | Oleh:
Pemprov Jawa Timur Perkuat Kolaborasi dengan Pilar Sosial Atasi Kemiskinan Ekstrem Doc: antara foto
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

MALANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) berupaya melakukan penguatan kolaborasi dengan pilar sosial untuk mengatasi kemiskinan ekstrem.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kota Malang mengatakan proses penanganan kemiskinan ekstrem ini, sejalan dengan Nawa Bhakti Satya yang dituangkan dalam misi Jatim Sejahtera dan Astacita ke-6 berupa pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, serta Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

“Arahan Presiden Prabowo agar elemen bersinergi menurunkan kemiskinan ekstrem sampai 0 persen di 2026 dan kemiskinan di bawah 5 persen di 2029. Salah satu langkah yang kita ambil hari ini adalah dengan harmonisasi bersama pilar sosial demi menyatukan tujuan,” kata Khofifah.

Adapun pilar sosial di Jawa timur, meliputi sumber daya manusia (SDM) pada Program Keluarga Harapan 5.262 orang, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) 666 orang, dan Tagana 1.820 orang. “Tagana dan TKSK sudah mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan yang didukung dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ucapnya.

Sumbangsih lain dari Pemprov Jawa Timur dalam mendukung dan memperkuat pilar kesejahteraan sosial berupa pemberian penguatan dengan strategi peningkatan kapasitas, revitalisasi keanggotaan dan pemenuhan sarana operasional. Lalu, juga dengan pemberian BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan sertifikasi kepada 1.900 orang Tagana, 666 orang TKSK, 6.149 orang karang taruna.

“Ada juga 5.120 orang pekerja sosial masyarakat (PSM), 166 orang pelopor perdamaian, 3.125 orang pendamping PKH yang mendampingi PKH Plus,” lanjutnya.

Oleh karena itu dengan adanya sinergi dengan pilar sosial, Gubernur Khofifah optimis dapat menurunkan kemiskinan ekstrem di Jatim hingga nol persen pada tahun 2026. “Kami tidak bisa mencapai ini jika pilar sosial tidak sejahtera, karena mereka turun langsung di garda terdepan,” ujar Khofifah.

Selain itu, kata dia, jumlah dana yang dialokasikan dari APBD untuk mendukung hal tersebut, seperti program Tali Asih TKSK selama 12 bulan sebesar Rp3,96 miliar, Tali Asih Tagana selama 12 bulan sebesar Rp5,73 miliar, dan Honor Pendamping Pasung sebesar Rp720 juta. Kemudian, bantuan transportasi bagi PKH Plus sebesar Rp12,1 miliar, BPJS TKSK satu tahun sebesar Rp43,15 juta, dan BPJS Tagana selama satu tahun sebesar Rp383,04 juta.

“Kami turut memperkuat program andalan untuk menurunkan kemiskinan, salah satunya PKH PLUS,” ucapnya.

PKH Plus ini bertujuan membantu pengeluaran keluarga yang memiliki lansia 70 tahun ke atas.

"Total penerima bansos PKH Plus di Jatim 2019-2025 sebanyak 354.111 orang," katanya.

Jumlah penerima bansos PKH di Jawa Timur sebanyak kurang lebih 1,6 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dan tersebar di 38 kabupaten/kota, dan didukung oleh SDM pelaksana di Jawa Timur, selain penguatan kolaborasi dengan pilar sosial, Khofifah menambahkan bahwa upaya menghapus kemiskinan ekstrem melalui jalur pendidikan.

“Yang terbaru, kami sedang mempersiapkan Sekolah Rakyat untuk anak-anak kurang mampu. Setiap sekolah seperti arahan Pak Presiden, akan menampung sekitar 1.000 siswa-siswi dari jenjang SD hingga SMA," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.