Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengapa Jokowi Selalu Membuat Keputusan Besar pada Hari Rabu?

📅 Sabtu, 03 Mei 2025, 06:16 WIB | Oleh:
Mengapa Jokowi Selalu Membuat Keputusan Besar pada Hari Rabu? Doc: Antara
Ket. Sampul majalah The Straits Times dengan foto Jokowi sebagai Asian of the Year 2019

Kepercayaan pada Hari Baik - Hari Rabu
Dalam tradisi dan kepercayaan masyarakat Indonesia, terutama yang masih memegang nilai-nilai adat dan spiritual, pemilihan hari baik (hari yang dianggap membawa keberuntungan) memiliki peran penting dalam menentukan waktu pelaksanaan berbagai kegiatan, seperti pernikahan, pindah rumah, memulai usaha, hingga pengobatan tradisional. Salah satu hari yang sering menjadi bahan pertimbangan adalah hari Rabu.

Mengapa Jokowi Sering Membuat Keputusan Besar pada Hari Rabu?

Menurut Pakar Telematika Roy Suryo, Jokowi memang dikenal sering mengambil langkah besar di hari Rabu pasaran Jawa, terutama Rabu Pahing atau Rabu Pon.

“Pada hari yang sudah dipilihnya sendiri, Rabu Pahing (Neptu 16, hasil dari Rabu 7 + Pahing 9). Tentu dipilihnya hari Rabu pasaran Pahing ini bukan tanpa alasan dan perhitungan, sebab dia memang sangat percaya dengan hari Rabu yang selalu dipilih untuk peristiwa penting,” ujar Roy Suryo kepada wartawan, Jumat (2/5/2025).Reshuffle di Hari Rabu
Roy juga menyoroti pola yang sama saat Jokowi melakukan reshuffle kabinet selama dua periode pemerintahannya. 

“Lihat saja 'Nawa Reshuffle' alias 9x reshuffle kabinet yang semuanya dilakukan di hari Rabu dan pasaran Pon atau Pahing,” kata Roy.

9 Kali Jokowi Lakukan Reshuffle Kabinet di Hari Rabu.
Joko Widodo tercatat belasan kali melakukan reshuffle kabinet selama dua periode kepemimpinannya, dan dilakukan pada hari Rabu. Menang Pilpres di Hari Rabu Seperti kita ketahui, Jokowi memenangkan Pilpres tahun 2019 juga pada hari Rabu, tepatnya Rabu, 17 April 2019. Memenangkan Pilpres Anaknya di Hari Rabu Pada pilpres 2024, meskipun Jokowi sudah tidak maju sebagai Calon Presiden, namun dia mencalonkan Anak sulungnya yaitu Gibran. Pilpres 2024 itu juga sengaja diatur untuk diselenggarakan pada Rabu.
Kami cuplik dari berita sebelumnya, Presiden ke 7 RI Joko Widodo mencoblos Pilkada 2024 di TPS 012 Sumber, Banjarsari, Solo, pada Rabu, 27 November 2024. Pandangan Umum tentang Hari Rabu
Hari Rabu dalam kepercayaan tradisional sering dianggap sebagai hari yang bersifat netral hingga cenderung kuat secara spiritual. Dalam beberapa budaya Jawa, hari Rabu bisa dipilih sebagai hari baik untuk kegiatan yang membutuhkan ketenangan, ketegasan, atau keputusan penting. Namun, pemaknaannya bisa berbeda-beda tergantung pada sistem penanggalan yang digunakan (seperti penanggalan Jawa dengan pasaran: Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).

Misalnya:
Rabu Pon sering dianggap sebagai waktu yang baik untuk memulai usaha dagang.
Rabu Pahing bisa dimaknai sebagai hari penuh energi, cocok untuk memulai sesuatu yang membutuhkan semangat tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.