Kisah di Balik Genderang ‘Moko’, Alat Musik Sakral dari Kepulauan Alor-Pantar
📅 Jumat, 02 Mei 2025, 15:00 WIB | Oleh: Tim PenulisMeskipun asal usulnya belum jelas, genderang ‘Moko’ dan gong perunggu dikatalogkan, dideskripsikan, dan dinilai dengan cermat oleh komunitas lokal. Secara berkala, dewan multietnis berkumpul untuk menilai, memperbarui, dan memvalidasi nilai-nilai dan tingkat prestise sosial serta keunikan yang melekat pada warisan berharga ini.
Upaya ini, dikombinasikan dengan pengumpulan dan sistematisasi data ‘langsung’, yang sedang kami kembangkan untuk membantu mengungkap teka-teki muasal instrumen musik sakral ini.
Francesco Perono Cacciafoco, Associate Professor in Linguistics, Xi'an Jiaotong-Liverpool University
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Sebaiknya Anda baca juga:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!