Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Maluku Gelar Ekspedisi Perlindungan Laut di Taman Nasional Seram

📅 Kamis, 01 Mei 2025, 09:50 WIB | Oleh:
Pemprov Maluku Gelar Ekspedisi Perlindungan Laut di Taman Nasional Seram Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Erawan Asikin, Ia menjelaskan ekspedisi ini mencakup survei biofisik, keanekaragaman hayati, sosial ekonomi budaya, tata kelola dan pemetaan spasial yang menyeluruh.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku melakukan ekspedisi perlindungan sumberdaya laut dalam upaya mendorong pengelolaan sumber daya hayati pesisir dan laut berbasis masyarakat di Kepulauan Teon, Nila, Serua (TNS) Maluku Tengah.

“Ekspedisi selama 15 -30 April 2025 ini sekaligus membangun masa depan perikanan berkelanjutan di Indonesia bagian timur, khususnya di Provinsi Maluku, bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN),  Universitas Pattimura, masyarakat, dan mitra lainnya, di Kepulauan Teon, Nila, dan Serua (TNS), Kabupaten Maluku Tengah,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Erawan Asikin dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Kamis.

Ia menjelaskan ekspedisi ini mencakup survei biofisik, keanekaragaman hayati, sosial ekonomi budaya, tata kelola dan pemetaan spasial yang menyeluruh, dengan tujuan mengumpulkan data dasar yang komprehensif untuk mendukung pengelolaan sumber daya hayati pesisir dan laut berbasis masyarakat dan perikanan skala kecil secara berkelanjutan.

“Ekspedisi ini, sebagai komitmen terhadap perlindungan sumber daya laut yang berkelanjutan. Kami melihat  penguatan data ilmiah dari lapangan menjadi kunci dalam menyusun kebijakan yang berpihak kepada nelayan kecil, tanpa mengorbankan keberlanjutan ekosistem pesisir,” tegas Erawan.

Melalui pendekatan ilmiah yang inklusif, tim melakukan pemetaan biofisik terhadap habitat terumbu karang, lamun, dan mangrove, survei keanekaragaman hayati seperti hiu martil, burung, dan herpetofauna serta kajian kualitas air dan estimasi simpanan karbon biru.

Di sisi lain, dialog dengan masyarakat dan pengumpulan data sosial ekonomi membuka ruang diskusi atas kondisi nelayan dan praktik pengelolaan laut secara tradisional.

Sementara Direktur Pusat Pengembangan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura Gino Valentino Limmon mengatakan kolaborasi antara pengetahuan ilmiah dan lokalitas adalah pilar utama dalam menyusun strategi pengelolaan kawasan yang adil dan efektif.

“Kita harus memastikan bahwa sains tidak berdiri sendiri, melainkan menyatu dengan realitas sosial dan kearifan masyarakat pesisir,” kata Gino.

Oleh sebab itu ekspedisi ini diharapkan menghasilkan sejumlah data penting yang akan menjadi fondasi dalam pengelolaan kawasan pesisir dan laut di Pulau Teon, Nila, dan Serua yang mengintegrasikan perlindungan biodiversitas dengan strategi ekonomi biru berbasis masyarakat, guna memastikan pengelolaan laut yang berkelanjutan di wilayah TNS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Ekonomi
BNI Perkuat Komitmen Lestar...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.