Nico Williams: Athletic Bilbao Siap Tampil Habis-habisan Demi Kalahkan Manchester United
📅 Kamis, 01 Mei 2025, 08:10 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
BILBAO – Athletic Bilbao siap tampil habis-habisan menghadapi Manchester United demi tiket ke final Liga Europa 2025. Winger andalan mereka, Nico Williams, menegaskan timnya akan "memberikan jiwa" untuk mengalahkan Setan Merah dalam ;laga leg pertama semifinal yang berlangsung Jumat (2/5) dini hari WIB di Stadion San Mames.
Laga ini menjadi istimewa bagi Bilbao, karena partai final Liga Europa musim ini dijadwalkan berlangsung di kandang mereka sendiri pada tanggal 21 Mei mendatang.
Nico Williams, yang mencetak gol di final Piala Eropa 2024 bersama timnas Spanyol, mengaku seluruh skuad sangat termotivasi. Ia menyebut timnya mengikuti filosofi sang kakak sekaligus rekan setim, Inaki Williams, dalam menjaga fokus sepanjang turnamen.
“Sejak awal kami rendah hati. Kakak saya bilang tahun lalu: tetap low-key,” ujar Nico dalam konferensi pers jelang laga.
“Saya paham euforia para fans, tapi kami harus fokus 100 persen pada pekerjaan kami. Kami akan memberikan jiwa kami untuk mencapai final di San Mames.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski Manchester United tampil inkonsisten di kompetisi domestik, Nico tetap menaruh hormat pada kualitas skuad asuhan Ruben Amorim.
“MU adalah tim besar dengan pemain hebat seperti Bruno Fernandes. Antusiasme terasa di ruang ganti, di kota ini, dan di seluruh keluarga besar Athletic,” ungkapnya.
Athletic Bilbao tercatat belum pernah menjuarai kompetisi Eropa. Mereka dua kali mencapai final Liga Europa, termasuk pada tahun 2012 ketika menyingkirkan MU di babak sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun musim lalu, klub asal Basque ini berhasil mengakhiri puasa gelar selama 40 tahun dengan menjuarai Copa del Rey.
Pelatih Ernesto Valverde meminta anak asuhnya tetap waspada dan tidak larut dalam euforia laga kandang.
“Apa pun hasilnya, ini baru babak pertama. Laga penentu ada di Old Trafford minggu depan. Untuk lolos, kami harus tampil baik di dua pertandingan,” jelas Valverde.
Dia juga menyinggung mentalitas comeback MU, yang terbukti saat membalikkan keadaan melawan Lyon di perempat final lewat tiga gol dalam delapan menit di perpanjangan waktu.
“Di kompetisi seperti ini, satu kesalahan atau satu menit buruk bisa menghancurkan segalanya. Ini fase knock-out, kamu harus tahu cara mengelola momen,” tegasnya.
Valverde bahkan mengingatkan momen legendaris MU di final Liga Champions 1999 saat membungkam Bayern Munich dengan dua gol di injury time. “Mereka tim yang bisa memenangkan Eropa dalam satu menit. Kami tak akan melupakan itu. Tapi siapa favoritnya? Saya juga tidak tahu,” tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!