Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekokardiografi Berperan Penting dalam Diagnosis Penyakit Jantung

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 18:20 WIB | Oleh:

Prosedur ekokardiografi ini paling umum dilakukan. Pada prosedur ini, alat transducer ditempelkan ke dinding dada pasien untuk mendapatkan citra jantung dalam rangka menilai ukuran jantung, ketebalan otot jantung, fungsi pompa jantung, serta kondisi katup jantung.

Ekokardiografi Transtorakal (TTE) ini merupakan tindakan non-invasive, sehingga memberikan kenyamanan bagi pasien dan dapat dilakukan dengan cepat.

2. Ekokardiografi Transesofageal (TEE)

Berbeda dengan TTE, TEE dilakukan dengan memasukkan alat transducer ke dalam rongga esofagus (kerongkongan) yang lokasinya lebih dekat dengan jantung dan bebas dari interferensi paru-paru maupun tulang rusuk.

Melalui prosedur TEE, dapat diperoleh citra jantung yang lebih jelas, akurat, dan mendetail, terutama dari struktur yang terletak di bagian posterior seperti atrium kiri, katup mitral, atau aorta. TEE terutama digunakan apabila pemeriksaan TTE tidak cukup untuk mendapatkan gambaran yang jelas. Sebelum dilakukan prosedur TEE, pasien akan diminta untuk berpuasa selama beberapa jam dan diberikan anestesi lokal untuk meredakan ketidaknyamanan saat transducer dimasukkan melalui esofagus.

3. Dobutamin Stress Echocardiography (DSE)

Dobutamin Stress Echocardiography (DSE) adalah pemeriksaan jantung menggunakan obat dobutamin untuk meniru efek olahraga pada jantung. Pemeriksaan ini memungkinkan dokter untuk menganalisis jantung saat beristirahat dan saat berdetak lebih cepat. 

Pemeriksaan DSE dimulai dengan pemasangan elektroda EKG dan jalur intravena untuk pemberian obat dobutamin. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian dobutamin secara bertahap untuk menstimulasi kerja jantung menyerupai kondisi saat berolahraga.

“Dokter akan memantau respon jantung terhadap peningkatan beban kerja dan mengidentifikasi area yang tidak berfungsi normal,” terang dr. Lies.

4. Ekokardiografi 4D

Seiring dengan perkembangan teknologi, kualitas gambar ekokardiografi semakin membaik. Ekokardiografi 4D memberikan pencitraan jantung dalam bentuk tiga dimensi secara real- time dengan tambahan dimensi waktu yang jauh lebih detail dan akurat.

Tentunya visualisasi anatomi jantung dapat lebih akurat, terutama pada pasien dengan kelainan katup. Ekokardiografi 4D juga memberikan pengukuran volume jantung dan fungsi katup dengan tingkat presisi yang lebih tinggi dibandingkan ekokardiografi konvensional.

Ekokardiografi Berbasis AI: Masa Depan Diagnostik Jantung

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.