Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekolah vokasi potensial sumbang PMI berkualitas

📅 Senin, 28 Apr 2025, 23:35 WIB | Oleh:
Sekolah vokasi potensial sumbang PMI berkualitas Doc: ANTARA/HO-KP2MI
Ket. Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani saat mengunjungi SMK Pariwisata Metland School di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (28/4).

Jakarta --  Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani mengunjungi SMK Pariwisata Metland School di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (28/4), dalam rangka memetakan sekolah-sekolah vokasi yang berpotensi menyumbang pekerja migran berkualitas.

"Harapan saya, SMK Pariwisata Metland School bisa menyumbang target penempatan pekerja migran yang telah ditetapkan Kementerian P2MI," kata Wamen Christina dalam kunjungan tersebut, sebagaimana rilis KP2MI di Jakarta, Senin.

Christina mengatakan tujuan kunjungannya adalah untuk menjaring calon-calon pekerja migran berkualitas dan terampil yang ingin berangkat dan bekerja ke luar negeri.

SMK Pariwisata Metland School disebutnya sanggup menjadi pintu gerbang globalisasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI) yang berkompeten.

Tugas sekolah dan lembaga pendidikan, lanjut Wamen P2MI, memastikan persiapan siswa siswi agar memenuhi kompetensi standar internasional.

"Pemerintah senantiasa memfasilitasi, membantu, membuka lebih banyak pasar lagi dan tentunya hadir untuk memberikan pelindungan kepada pekerja migran Indonesia," jelas Christina.

Peluang sektor hospitality seperti yang digeluti SMK Pariwisata Metland School dinilai masih sangat terbuka di luar negeri.

Hal itu terlihat dari 59 ribu job order yang diterima, baru 48 persennya terserap, dan masih ada 31 ribu lowongan pekerjaan di luar negeri yang masih bisa digarap.

"SMK Pariwisata Metland School harus bisa melihat peluang ini, agar lulusannya semakin banyak yang terserap di sektor hospitality di luar negeri," katanya menambahkan.

Dalam pertemuan itu, Christina juga sempat memberikan motivasi dan arahan kepada siswa-siswi SMK Pariwisata Metland School yang memiliki 700 siswa dengan berbagai jurusan.

SMK tersebut juga memiliki kegiatan ekstrakurikuler berbagai bahasa asing yang nantinya bisa diaplikasikan oleh siswa-siswi saat mereka memasuki dunia kerja di mana ekstrakurikuler bahasa asing itu nantinya akan masuk ke kurikulum dalam bentuk mata pelajaran di masing-masing jurusan, mulai kelas X atau kelas 1 SMA.

Kepala Sekolah SMK Pariwisata Metland School Darmawan mengatakan hospitality merupakan jurusan unggulan di sekolah tersebut.

Hal itu karena pariwisata menjadi bidang pekerjaan yang sangat luas, ada dimana saja dan memiliki standar internasional.

"Standar ini yang diterapkan dari awal sejak mereka mengenyam pendidikan. Tenaga pengajar kami pun berstandar internasional," katanya.

"Alumni kami juga telah tersebar di berbagai belahan penjuru dunia, kecuali Australia," demikian kata Darmawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.