Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satpol PP Bantul Pantau tujuh lokasi pembuangan sampah liar

📅 Senin, 28 Apr 2025, 01:25 WIB | Oleh:
Satpol PP Bantul Pantau tujuh lokasi pembuangan sampah liar Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Salah satu lokasi tumpukan sampah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul -- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta telah melakukan pemetaan dan masih menemukan tujuh titik lokasi pembuangan sampah liar, atau adanya tumpukan sampah yang tidak pada tempatnya.

"Potensi-potensi pembuangan sampah liar itu masih besar. Dan di wilayah Kabupaten Bantul saat ini masih ada beberapa titik pembuangan sampah liar, ada tujuh titik yang kami petakan," kata Kepala Satpol PP Bantul Jati Bayu Broto di Bantul, Minggu.

Masih adanya lokasi pembuangan sampah liar tersebut, menurut dia, dimungkinkan dikarenakan masih ada perbedaan antara produksi sampah yang dihasilkan per hari dengan kemampuan pengolahan sampah setiap harinya.

Dia mengatakan, lokasi rawan pembuangan sampah liar tersebut banyak ditemukan di daerah perbatasan antara Kabupaten Bantul dengan Kota Yogyakarta hingga lahan perkarangan yang dipergunakan untuk menampung dan membakar sampah liar.

Sebagian masyarakat yang tinggal di dekat lokasi itu sering mengadu ke pemerintah setempat, sementara personel Satpol PP Bantul tidak memungkinkan untuk melakukan pengawasan di lokasi rawan pembuangan sampah liar selama 24 jam.

"Kami sering melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pelaku pembuangan sampah liar. Saat ini kami masih menunggu arahan Pak Bupati, kalau nanti pengolahan sampah di Bantul sudah optimal, maka OTT sampah akan kembali digerakkan," katanya.

Meski begitu, kata dia, Pemerintah Kabupaten Bantul memiliki komitmen kuat untuk menuntaskan permasalahan sampah, agar target program Bantul Bersih Sampah tahun 2025 dapat terwujud.

Dia mengatakan, karena itu pemasangan kamera pengawas atau CCTV di lokasi rawan pembuangan sampah liar menjadi salah satu langkah pengawasan yang solutif, guna mencegah dan meminimalkan pembuangan sampah liar di Bantul.

"Selama ini, kalau OTT kami harus berjaga selama beberapa jam, apabila ada oknumnya baru kami tangkap. Tapi, kemampuan teman-teman kami di lapangan untuk jaga dan berdiri itu tiga jam. Padahal ada 24 jam dan pola oknum membuang sampah itu kan tidak tahu secara pasti," katanya.

Dengan demikian, kata dia, pemasangan CCTV di lokasi rawan pembuangan sampah liar itu nanti diharapkan dapat menemukan pola tindakan oknum pembuang sampah liar baik yang dilakukan saat pagi, siang, atau malam, karena oknum dan waktu aksi terpantau CCTV.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.