Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Sumenep Rusak Bangunan Madrasah hingga Pesantren di Jember

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 16:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa Sumenep Rusak Bangunan Madrasah hingga Pesantren di Jember Doc: Istimewa
Ket. Pusat gempa dideteksi berada di dasar laut pada kedalaman 11 kilometer dengan titik koordinat 7,25 derajat Lintang Selatan (LS) dan 114,22 derajat Bujur Timur (BT), atau jika ditarik garis lurus berada 50 kilometer di sebelah tenggara Kabupaten Sumenep.

SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat sejumlah bangunan yakni madrasah, beberapa rumah, dan pondok pesantren di kabupaten setempat terdampak gempa bumi dengan magnitudo 6,5 di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur."Ada lima bangunan yang rusak akibat gempa yakni dinding kamar warga Desa Panduman di Kecamatan Jelbuk, kemudian atap Madrasah Ibtidaiyah Arrohman, dan Raudatul Athfal Arrojaul Hayat di Desa/Kecamatan Sukorambi juga ambruk," kata Kepala BPBD Jember Indra Tri Purnomo dalam keterangannya di kabupaten setempat.Dikutip dari Antara, gempa bumi Sumenep juga menyebabkan robohnya atap ruang tengah Pondok Pesantren Al-Kawtsar di Desa Kemuningsari Lor di Kecamatan Panti, kemudian rumah warga Desa Lojejer di Kecamatan Wuluhan juga roboh, dan dinding tembok belakang rumah warga di Desa Karangpring Kecamatan Sukorambi juga rusak."Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Jember untuk tidak panik dan selalu memperbarui informasi terkini terkait gempa bumi di laman resmi BMKG," katanya.Indra mengimbau masyarakat juga meningkatkan kewaspadaan dini dan keluarga dalam menghadapi bencana gempa bumi untuk mengurangi dampak risiko buruk yang mungkin terjadi.Sebelumnya gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa (30/9) pukul 23.49 WIB dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi empat kali gempa susulan."Gempa susulan sebanyak empat kali ini, terjadi hingga pukul 00.29 WIB, Rabu pagi, dari kejadian awal pada pukul 23.49 WIB pada Selasa (30/9) malam, dengan magnitudo terbesar 4,4," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangan persnya.Pusat gempa dideteksi berada di dasar laut pada kedalaman 11 kilometer dengan titik koordinat 7,25 derajat Lintang Selatan (LS) dan 114,22 derajat Bujur Timur (BT), atau jika ditarik garis lurus berada 50 kilometer di sebelah tenggara Kabupaten Sumenep.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.