Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konawe Selatan Dapat Alokasi Cetak Sawah Baru 1.400 Ha pada 2025

📅 Senin, 28 Apr 2025, 13:40 WIB | Oleh:
Konawe Selatan Dapat Alokasi Cetak Sawah Baru 1.400 Ha pada 2025 Doc: antara foto
Ket. Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo

KENDARI - Kementerian Pertanian (Kementan) pada tahun 2025 membantu alat pertanian serta cetak sawah baru seluas 1.400 hektare (Ha) di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo mengatakan areal pertanian di Konawe Selatan memiliki potensi cukup luas sehingga tidak salah bila Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan komitmennya untuk fokus mendukung pengembangan sektor pertanian di Konawe Selatan.

“Beberapa program strategis yang akan digulirkan di Konawe Selatan pada tahun 2025 meliputi pembangunan pabrik gula, pencetakan sawah rakyat seluas 1.400 Ha, bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) berupa traktor roda dua, pompa air, dan traktor roda empat, serta bantuan benih jagung untuk lahan seluas 1.000 Ha,” katanya dalam keterangan yang diterima di Kendari, Senin (28/4).

Selain itu, Kementan juga mendukung perluasan areal tanam komoditas perkebunan unggulan Konawe Selatan seperti kopi, sawit, mete, dan kelapa dalam, katanya menambahkan.

"Kementan juga mengatakan perluasan areal tanam padi seluas 1.682 Ha menjadi fokus untuk semakin memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah dan nasional," ujarnya.

Irham Kalenggo berharap agar Konawe Selatan menjadi kabupaten yang siap dalam hak swasembada pangan guna mendukung program Presiden Prabowo Subianto.

Sementara Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Konawe Selatan, Samsul mengungkapkan, langkah konkret dalam mewujudkan sinergitas kebijakan, program dan anggaran antara pemerintah pusat dan daerah.

"Adanya dukungan penuh dari Kementerian Pertanian, Konsel optimis dapat memaksimalkan potensi pertanian, berkontribusi signifikan terhadap swasembada pangan nasional, mengurangi kemiskinan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menjadi penyangga utama kebutuhan pangan masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

27 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Briket dari Ampas Kopi Karya Dosen UTU Diakui Negara, Kemenkum Terbitkan Sertifikat Paten,

Briket dari Ampas Kopi Karya Dosen UTU Diakui Negara, Kemenkum Terbitkan Sertifikat Paten,

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.