Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Judol Makin Meresahkan, Puan Desak Pemerintah Ambil Langkah Tegas Demi Masa Depan Generasi Muda

📅 Senin, 28 Apr 2025, 14:45 WIB | Oleh:
Judol Makin Meresahkan, Puan Desak Pemerintah Ambil Langkah Tegas Demi Masa Depan Generasi Muda Doc: dpr.go.id
Ket. Ketua DPR RI Puan Maharani.

JAKARTA - Pemerintah didesak untuk mengambil langkah serius dan tegas dalam memberantas praktik judi online yang semakin mengkhawatirkan. 

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan, judi online atau judol mengancam masa depan generasi muda dan telah merusak berbagai sendi kehidupan, termasuk ketahanan keluarga.

“Judi online tidak boleh dibiarkan berkembang semakin luas. Judol mengancam masa depan anak bangsa,” ujar Puan dalam keterangannya yang dilansir media resmi DPR RI, Senin (28/4).

Menurut data Kementerian Komunikasi dan Digital, saat ini sekitar 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun telah terpapar judi online, sebagian besar melalui permainan di ponsel. Puan menilai kondisi ini sebagai ancaman serius bagi keberlangsungan generasi penerus Indonesia.

"Kita ketahui bersama, anak-anak semakin banyak yang terpapar karena mudahnya akses melalui internet. Ini tentunya menjadi ancaman nyata untuk generasi muda kita," kata Puan.

Fenomena maraknya judi online disebut telah memicu meningkatnya perilaku kriminal. Puan menyinggung sejumlah kasus tragis, seperti perampokan dan pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pria terhadap ibu kandungnya sendiri di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, serta kasus bunuh diri seorang pemuda berusia 27 tahun di awal tahun ini, yang diduga akibat depresi karena kecanduan judi online.

“Judi online benar-benar telah merusak sendi-sendi kehidupan bangsa, termasuk ketahanan keluarga. Fenomena seperti ini harus dihentikan," tegas Puan.

Laporan Komnas HAM dan LPSK menunjukkan bahwa lonjakan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penelantaran anak, hingga bunuh diri dalam beberapa tahun terakhir, banyak terkait dengan keterlibatan anggota keluarga dalam praktik judi daring.

"Dari situ kita dapat melihat bahwa dampak judi online bukan hanya finansial, tapi juga dari sisi sosial dan psikologis. Pemerintah harus secepatnya memberantas judi online ini sampai ke akar-akarnya,” kata Puan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.