Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Guna Tingkatkan Nilai Tambah dan Perluas Pasar Ekspor, Barantin Dukung Hilirisasi Sarang Burung Walet

📅 Sabtu, 26 Apr 2025, 22:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Guna Tingkatkan Nilai Tambah dan Perluas Pasar Ekspor, Barantin Dukung Hilirisasi Sarang Burung Walet Doc: ANTARA
Ket. Kepala Barantin, Sahat Manaor Panggabean, ditemui usai mengisi lokakarya nasional bertajuk "Memperkuat Hilirisasi Ekspor Sarang Burung Walet" di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Sabtu (26/4/2025).

YOGYAKARTA – Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendukung hilirisasi sarang burung walet (SBW) di dalam negeri segera terealisasi pada tahun ini, guna meningkatkan nilai tambah dan memperluas pasar ekspor komoditas itu. 

"Mudah-mudahan tahun ini sudah dimulai (hilirisasi). Ini komitmen, tapi saya ingin tidak hanya komitmen, saya ingin langsung ada launching," kata Kepala Barantin, Sahat Manaor Panggabean, dalam lokakarya nasional bertajuk "Memperkuat Hilirisasi Ekspor Sarang Burung Walet" di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Sabtu (26/4).

Sahat menegaskan bahwa kebijakan hilirisasi merupakan arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto demi meningkatkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja, serta memperluas pasar ekspor SBW ke berbagai negara.

"Saya tetap pada arahan Presiden. Kalau ada yang minta revisi protokol (supaya bisa ekspor bahan mentah), tidak akan saya izinkan," ucap dia.

Menurut Sahat, sejauh ini sudah ada tiga perusahaan yang menyatakan minat membangun pabrik hilirisasi SBW di Indonesia.

Hilirisasi SBW, ujar Sahat, bakal efektif mendorong pertumbuhan industri dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, serta menjaga kedaulatan harga salah satu komoditas unggulan Indonesia tersebut.

Dari 49 perusahaan pemrosesan SBW tujuan ekspor ke China, ia memperkirakan serapan tenaga kerja langsung mencapai 24.400 orang, belum termasuk tenaga kerja tidak langsung yang jumlahnya bisa 10 kali lipat.

"Yang (pekerja) tidak langsung bisa 10 kali lipat dari situ. Jadi lapangan pekerjaan ini harus kita tetap jaga," kata Sahat.

Hilirisasi, lanjut dia, juga akan mendorong pengembangan produk turunan SBW bernilai ekonomi tinggi, seperti makanan dan minuman siap konsumsi, peptida bioaktif, produk kecantikan, hingga farmasi.

Indonesia memiliki potensi besar dalam industri walet karena didukung oleh iklim dan kondisi geografis yang sangat cocok untuk budidaya burung walet.

Sahat menyebut, 80 persen produksi SBW dunia berasal dari Indonesia, namun selama ini sebagian besar dikirim dalam bentuk mentah ke luar negeri, lalu diolah dan dikonsumsi di sana.

Padahal, SBW memiliki kandungan senyawa aktif seperti protein, karbohidrat, mineral, bahkan berpotensi untuk mendukung pembentukan sel otak.

"Kalau kita ekstrak produk turunannya untuk kesehatan dan kecantikan, untuk kecerdasan, itu akan bisa dipasarkan ke seluruh dunia. Jadi populasi dunia yang berjumlah 7 miliar lebih itu potensi market kita," ucapnya.

Karena itu, Sahat berharap dukungan dari kalangan perguruan tinggi, termasuk UGM, untuk memperkuat landasan ilmiah hilirisasi SBW.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.