Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Guna Tingkatkan Nilai Tambah dan Perluas Pasar Ekspor, Barantin Dukung Hilirisasi Sarang Burung Walet

📅 Sabtu, 26 Apr 2025, 22:46 WIB | Oleh: Tim Penulis

Penelitian mengenai senyawa aktif dan kandungan alami dalam SBW, kata dia, dibutuhkan sebagai bahan komunikasi dengan otoritas negara mitra dagang, terutama jika muncul hambatan teknis seperti isu kandungan logam.

Sahat menyebut pasar ekspor SBW utama Indonesia saat ini adalah China. Namun, dari kuota ekspor sebesar 694 ton pada 2024, hanya terealisasi 376 ton.

Sementara itu, total ekspor SBW Indonesia ke berbagai negara pada 2024 mencapai 1.274 ton, antara lain ke Hong Kong, Vietnam, Singapura, Amerika Serikat, Taiwan, Malaysia, dan Australia.

Dekan Fapet UGM Prof Budi Guntoro menegaskan kesiapan UGM dalam mendukung pengembangan dan hilirisasi SBW. 

Menurut Budi, dari sisi fasilitas dan sumber daya manusia, perguruan tinggi siap berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing SBW Indonesia.

"Dengan hilirisasi yang kuat, kita berharap akan semakin banyak produk turunan SBW yang tidak hanya diekspor, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sendiri," ujar Prof Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.