Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bagaimana Mengubah ‘Eco-anxiety’ Menjadi Aksi untuk Bumi?

📅 Sabtu, 26 Apr 2025, 13:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bagaimana Mengubah ‘Eco-anxiety’ Menjadi Aksi untuk Bumi? Doc: The Conversation

Rian Mantasa Salve Prastica, The University of Queensland dan Snezana Swasti Brodjonegoro, The University of Queensland

Perubahan iklim hingga bencana alam yang terjadi di mana-mana barangkali sering membuatmu merasa cemas, takut, atau khawatir.

Perasaan yang muncul itu sebenarnya wajar dan menandakan bahwa kamu memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Namun, jika sudah di level berlebihan atau bahkan sampai membuat stres dan pesimis akan masa depanmu dan juga Bumi, tandanya kamu sudah mulai mengalami eco-anxiety.

Rasa cemas karena situasi lingkungan yang berlangsung terus-menerus bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Menurut berbagai studi, gejala eco-anxiety bermacam-macam, mulai dari rasa tidak berdaya, frustasi, hingga perasaan putus asa.

Keresahan juga bisa memicu serangan panik atau panic attack bahkan gangguan konsentrasi dan gangguan tidur. Sebuah studi menyebut, Gen Z adalah kelompok yang paling banyak mengalami eco-anxiety.
Studi lainnya menyebut peningkatan kecemasan anak muda terkait krisis iklim ini bisa sampai memengaruhi kesehatan mental mereka.

Lalu, bagaimana caranya agar eco-anxiety kamu tidak berlarut-larut?

Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengalihkan energimu, di antaranya lewat pengembangan dan kontrol diri, keterlibatan sosial, dan aksi lingkungan. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ambil:

1. Batasi paparan informasi negatif

Salah satu penyebab eco-anxiety adalah terlalu banyak mengonsumsi berita yang berisi kabar buruk dan membuat pesimistis.

Untuk itu, kamu harus mengimbangi konten-konten yang kamu ikuti di media sosial. Selain mengikuti akun-akun yang sering membahas permasalahan lingkungan, kamu juga bisa mengikuti akun-akun yang berisi konten positif atau aksi-aksi lingkungan.

Rasa cemas muncul karena kita merasa tidak bisa mengendalikan situasi buruk. Dengan mengikuti akun-akun yang menawarkan solusi lingkungan, rasa optimisme akan muncul karena kita melihat bukti bahwa keadaan bisa diubah dengan aksi nyata.

2. Bergabung dengan komunitas

Cari komunitas atau organisasi yang fokus pada pelestarian lingkungan. Bergabung dengan komunitas yang memiliki tujuan dan concern yang sama bisa memberikan dukungan emosional dan memperkuat rasa keterhubungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.