Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Filipina akan Terima Misil Supersonik dari India

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina akan Terima Misil Supersonik dari India Doc: AFP/Jam Sta Rosa
Ket. Menhan Filipina, Gilberto Teodoro

MANILA – Menteri Pertahanan Filipina pada Rabu (23/4) mengatakan bahwa negaranya akan menerima misil jelajah supersonik BrahMos yang kedua dari India. Dalam keterangannya, Menhan Filipina mengatakan bahwa sistem persenjataan ini seharusnya bisa meningkatkan kemampuan pertahanan pesisir Filipina di tengah meningkatnya ketegangan dengan Tiongkok.

Kedatangan dari pengiriman sistem misil akan menjadi yang kedua dari tiga baterai misil BrahMos yang dibeli Filipina berdasarkan kesepakatan 2022 dengan Brahmos Aerospace senilai 375 juta dollar AS. Kiriman pertama sistem misil canggih dari India ini tiba di Manila pada April 2024 lalu.

“Sekarang setelah mereka tiba, kami akan melakukan apa yang perlu dilakukan untuk memastikan mereka digunakan dengan benar,” kata Menteri Pertahanan Filipina, Gilberto Teodoro, kepada wartawan.

Misil BrahMos, yang memiliki jangkauan 290 kilometer dan dapat ditembakkan dari darat, laut, dan kapal selam, adalah bagian dari program modernisasi militer Filipina.

Tuduhan Spionase

Pengiriman baterai misil kedua terjadi pada saat hubungan diplomatik dan keamanan antara Manila dan Beijing tegang karena seringnya bentrokan di Laut Tiongkok Selatan (LTS), yang sebagian besar diklaim Tiongkok sebagai miliknya, dan tuduhan spionase baru-baru ini.

Menhan Teodoro pun menyangkal dengan tegas tudingan penangkapan tiga orang Filipina baru-baru ini yang disebut-sebut melakukan aksi mata-mata, dan menyatakan tuduhan itu tidak masuk akal.

Otoritas Tiongkok menangkap tiga orang Filipina dan menuduh mereka bekerja untuk badan intelijen Filipina untuk mengumpulkan informasi rahasia tentang militernya, China Daily yang dikelola pemerintah melaporkan informasi tersebut pada 3 April, mengutip keterangan pejabat keamanan negara. Dikatakan bahwa ketiga warga Filipina itu telah mengakui kejahatan itu.

“Kemampuan apa yang dimiliki orang Filipina untuk memata-matai Tiongkok?” kata menhan Teodoro. “Kepentingan apa yang kita miliki untuk menyusup masuk ke negara mereka? Minat kami adalah apa yang mereka lakukan di Laut Filipina Barat,” tegas dia dengan menggunakan istilah yang digunakan Manila untuk merujuk pada zona ekonomi eksklusifnya di LTS.

Menhan Teodoro juga menolak pernyataan bahwa pemerintah Filipina memicu sentimen anti-Tiongkok, dengan mengatakan bahwa jika sentimen semacam itu ada, kesalahannya terletak pada Partai Komunis Tiongkok.

“Saya akan mengatakan tanpa ragu bahwa mereka adalah penyebab utama xenophobia,” kata Teodoro. “Jika ada xenophobia, itu karena penjangkauan Partai Komunis Tiongkok dan Presiden Xi Jinping, tidak hanya di seluruh dunia, tetapi bahkan di antara rakyat mereka sendiri,” imbuh Menhan Filipina itu. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Udang Vaname 120 Ton Lewat Kawasan Berikat, KKP Minta Industri Utamakan Produksi Lokal
    Preview komentar:
    Ulasan mengenai sinergi antara asosiasi pembudi daya dan ...
  • Bukan Sekadar Bisnis, Pertamina Serius Jaga Kelestarian Laut di Sulawesi
    Preview komentar:
    Langkah PT Pertamina Trans Kontinental dalam melibatkan 26 ...
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.