Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekolah Bahasa Inggris untuk Anak-anak EF Kids & Teens Berubah Nama Menjadi English 1

📅 Senin, 21 Apr 2025, 19:20 WIB | Oleh:
Sekolah Bahasa Inggris untuk Anak-anak EF Kids & Teens Berubah Nama Menjadi English 1 Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
Ket. Murid English 1 sedang belajar Bahasa Inggris bersama pengajar melalui animasi pada layar. Pada rebranding dari nama EF Kids & Teens, juga dilakukan kampanye Say Hello to the Future dan #HelloEnglish 1.

JAKARTA – Setelah 30 tahun hadir di Indonesia sebagai jaringan sekolah bahasa Inggris terpercaya, EF Kids & Teens kini resmi bertransformasi menjadi English 1, dibaca English One. Perubahan nama ini menandai babak baru dalam komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas dengan identitas yang lebih segar dan relevan bagi generasi masa kini.

Perjalanan rebranding ini didukung oleh dua kampanye utama yaitu “Say Hello to the Future” yang diluncurkan selama fase pra-peresmian, serta #HelloEnglish 1 yang menjadi penanda hari peluncuran resmi. Kedua kampanye ini hadir di berbagai kanal promosi baik online maupun offline dan disampaikan secara resmi kepada publik di Cinema XXI Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (21/4).

Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen English 1, pengajar, murid, serta para orang tua. Hadir pula Aida Perez selaku representatif dari English One AG dan Tasya Kamila, mantan penyanyi cilik yang kini menjadi seorang ibu, untuk ikut menyuarakan pentingnya pendidikan bahasa Inggris sejak dini.

President Director English 1, Matthew Kenley mengungkapkan antusiasmenya terhadap rebranding ini. Dia menjelaskan, transformasi ini bukan tentang perubahan, melainkan keberlanjutan dan evolusi. English 1 tetap mengusung nilai-nilai inti, metode pengajaran, dan kualitas pendidikan yang telah dipercaya oleh para orang tua dan murid. Nama dan logo baru hadir dengan semangat baru namun kualitas tetap sama.

“Selama 30 tahun, kami telah menjadi mitra terpercaya dalam membentuk anak-anak Indonesia menjadi pembicara bahasa Inggris yang percaya diri. Hari ini, kami menyambut masa depan dengan English 1 dengan pendidikan berkualitas yang sama, hanya dengan identitas yang lebih segar. Misi kami tetap sama yaitu memberdayakan anak-anak dengan pendidikan bahasa Inggris terbaik,” ungkap dia pada kesempatan tersebut.

Marketing Director English 1, Rhea Danaparamita menekankan bahwa kampanye Say Hello to the Future dan #HelloEnglish1 tidak hanya merayakan perubahan nama, tetapi juga mengajak orang tua untuk membekali anak sejak dini dengan skill penting yang akan relevan di masa depan.

Ia menyoroti pentingnya kesiapan anak-anak menghadapi masa depan global, di mana kemampuan berbahasa Inggris menjadi bekal utama. Tantangan dunia kerja dan pendidikan di masa depan menuntut generasi muda Indonesia untuk mampu berkomunikasi secara global, berpikir kritis, dan percaya diri. 

“Perubahan ini bukan hanya tentang nama dan logo baru. Ini adalah tentang kesiapan menghadapi masa depan. Kami ingin mendorong para orang tua untuk melihat English 1 sebagai mitra jangka panjang dalam membentuk anak-anak mereka menjadi individu yang siap menghadapi dunia global melalui pendidikan bahasa Inggris yang menyenangkan, relevan, dan bermakna,” ungkap Rhea.

Tingkatkan Kualitas Pengajaran

English 1 tetap mempertahankan pendekatan pembelajaran yang telah terbukti efektif bagi murid di Indonesia, yakni sistem Learn (belajar), Try (mencoba) dan Apply (praktik langsung). Learn fokus pada guru-guru yang membangun kepercayaan diri, meningkatkan skill dan mencapai tujuan belajar murid. Try memungkinkan murid berlatih kapan saja dan di mana saja melalui akses ke konten pembelajaran mandiri yang inovatif secara online. Sedangkan Apply mendorong murid untuk mempraktikkan skill bahasa Inggris secara langsung dan interaktif melalui Life Club yang rutin diadakan.

“Dengan kualitas yang telah terbukti selama tiga dekade, English 1 siap melanjutkan misinya. murid tetap bertemu dengan guru dan staf yang telah mendampingi perjalanan belajar mereka selama ini. Kami memiliki 200 pengajar internasional, yang bekerja sama dengan pengajar lokal yang berpengalaman. Pendekatan kolaboratif ini memastikan murid mendapatkan manfaat dari lingkungan pembelajaran yang efektif dan beragam,” ungkap Director of Operations English 1, Christopher Lloyd.

Saat ini English 1 memiliki 106 center di seluruh Indonesia, dengan lebih dari 85 ribu murid aktif. Murid tetap menggunakan materi belajar yang telah dirancang secara khusus, namun tim akademik secara berkala melakukan penyempurnaan agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan metode pendidikan terkini.

“Sebagai contoh, setelah tahun 2024 sukses meluncurkan Frontrunner 2.0 (program yang dirancang khusus untuk murid berusia 15 hingga 18 tahun), tahun ini tim produk dan konten kami sedang mengembangkan versi terbaru dari High Flyers, program favorit untuk anak usia 7 hingga 9 tahun,” lanjut Chris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Baka...

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

1.5 jam yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.