Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sebelum Melarang, Pahami Dulu: Dunia Digital Anak Tak Sesederhana Itu

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 09:45 WIB | Oleh:
Sebelum Melarang, Pahami Dulu: Dunia Digital Anak Tak Sesederhana Itu Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Orang tua harus melek digital sebelum bisa memberi batasan di ruang digital anak.

JAKARTA - Orang tua perlu mendidik anak sesuai dengan zamannya karena mereka hidup pada zamannya bukan pada zaman dulu. Karenanya, penting bagi orang tua memgikuti perkembangan zaman, terutama di era teknologi digital seperti saat ini. 

Pentingnya orang tua memahami beragam risiko dalam dunia digital sangat besar, terutama karena anak-anak sekarang tumbuh di era teknologi yang terus berkembang. 

Pemahaman orang tua tentang risiko digital bukan untuk menakuti, tapi untuk membimbing dan melindungi anak agar bisa menggunakan teknologi secara sehat, aman, dan bijak.

Pendidik dan pendiri komunitas Keluarga Kita Najelaa Shihab mengatakan orang tua harus paham beragam risiko dalam dunia digital khususnya media sosial sebelum bisa memberi batasan di ruang digital anak.

“Kalau kita ngomong soal konten, itu tentu orang tua khawatir. Dia kontak sama keluarganya sedikit, tapi kontak sama orang yang nggak jelas dan nggak dikenal di dunia maya, banyak amat. Belum tentu juga orangnya sebagaimana yang digambarkan. Tapi kontak itu juga sebetulnya berkait dengan bagaimana anak itu menjadi bagian dari sesuatu konten, values, dan sebagainya yang memang bertentangan dengan values yang dicoba ditemukan dalam keluarga,” kata Najelaa dalam konferensi pers Cerdas Digital bersama Meta di Jakarta, belum lama ini.

Ia mengatakan risiko lain yang perlu dipahami orang tua adalah sifat konsumtif anak karena ikut-ikutan tren yang beredar di media sosial. Hal itu, kata Najelaa, merupakan tantangan bagi orang tua karena anak belum bisa memahami arti konsumtif yang berakibat anak ikut-ikutan membeli barang yang tidak diperlukan.

Selain itu Najelaa juga mengatakan risiko adiksi terhadap paparan layar juga perlu menjadi perhatian orang tua dalam upaya membatasi anak bermedia sosial secara berlebihan.

Dia mengatakan perlunya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak untuk menciptakan diskusi agar anak bisa memahami dan menganalisa tentang cara kerja dunia digital.

“Apapun kompetensi yang dipelajari oleh anak, dipelajari oleh orang tua dalam konteks era digital, itu sebenarnya bisa ditransfer ke konteks non digital. Jadi kalau kita belajar ngasih batasan di sosial media, kalau kita terbiasa berdiskusi, terbuka dengan anak tentang bagaimana sih cara kerja algoritma, anak itu lihat apapun, dia akan terbiasa untuk kritis, untuk menganalisa, dan sebagainya,” katanya.

Ia menambahkan kemampuan pemahaman orang tua tentang cara kerja teknologi akan lebih mudah untuk membuat aturan yang jelas tentang dampak positif dan negatif menggunakan internet kepada anak.

Najeela juga mengapresiasi langkah yang dilakukan perusahaan teknologi Meta untuk ikut menjaga keamanan digital anak dengan pengaturan yang bisa dikontrol oleh orang tua dengan inovasi Akun Remaja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”
    Preview komentar:
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
  • Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan
    Preview komentar:
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
  • Night at Museum Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah dan Budaya dalam Suasana Eksklusif
    Preview komentar:
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Menkes Dorong Dokter Indone...

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.