Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 13:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja  Doc: ANTARA
Ket. Pedagang durian di Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Banten memadati setiap ruas jalan seiring musim panen tanaman hortikultura dan menjadi andalan ekonomi masyarakat.

LEBAK– ‎Panen durian dan manggis di Kabupaten Lebak, Banten menyerap ribuan tenaga kerja mulai petani, buruh pemetik, buruh panggul, angkutan transportasi kendaraan, penampung/tengkulak hingga pedagang pengecer.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar di Lebak, Minggu (23/8), mengatakan panen durian dan manggis tahun ini melimpah di Kecamatan Leuwidamar, Cirinten, Gunungkencana, Sobang, Muncang, Bojongmanik, Cijaku, Cigemblong, Cibeber, Cilograng , Bayah, Cipanas , Lebak Gedong, Panggarangan, Cihara, Cikulur dan Cimarga.

‎Panen tanaman hortikultura jenis durian dan manggis menjadi andalan ekonomi masyarakat di daerah itu.

‎Selain itu juga panen durian dan manggis dipastikan menyerap ribuan tenaga kerja, sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.

‎"Kami berharap petani terus mengembangkan pertanian hortikultura jenis durian guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Rahmat

‎Acong (50), seorang bandar penampung buah durian dan manggis saat ditemui di Jalan Selatan Rangkasbitung, mengatakan dirinya merekrut 50 tenaga kerja untuk melayani permintaan pasar,.

‎Selama panen buah durian dan manggis membawa peningkatan ekonomi masyarakat, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan.

‎Sebab, dirinya setiap hari memasok durian hingga 5 ribu butir per hari dengan harga rata-rata Rp20 ribu per butir.

‎Mereka konsumen kebanyakan pedagang eceran dari Rangkasbitung, Jakarta dan sejumlah daerah di Jawa Barat.

‎"Kami mendapatkan pasokan durian dan manggis di sejumlah kecamatan di Lebak, seiring musim panen melimpah dari Agustus dan dipastikan Oktober mendatang," kata Acong.

‎Ade, seorang pedagang di Gang Kibun Rangkasbitung mengaku dirinya merekrut 10 tenaga kerja untuk melayani konsumen pecinta makan durian dan menghabiskan 1.000 butir durian per hari dengan harga rata-rata Rp50 ribu/butir, sehingga menghasilkan pendapatan Rp50 juta per hari.

‎Panen durian tahun ini melimpah, karena berbagai daerah di Kabupaten Lebak memasuki musim durian.

‎Namun, pihaknya hanya dipasok durian dari petani Suku Badui, karena memiliki keunggulan di antara buahnya tebal, beraroma juga manis.

‎"Kami merasa kewalahan permintaan durian khas Badui hingga rombongan dan anggota keluarga, sehingga terlayani dengan menyerap 10 tenaga kerja," katanya menjelaskan.‎

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Luar Negeri
WMO: El Nino Berpotensi Cap...

KLH Siap Pastikan SPPG Ramah Lingkungan

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KLH Siap Pastikan SPPG Rama...
Nasional
Menkeu Minta Restitusi Paja...

Banjir di Tailan Meluas

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Banjir di Tailan Meluas
Luar Negeri
Trump Umumkan Kesepakatan I...
Advertisement
WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

WMO: El Nino Berpotensi Capai Rekor Terkuat Sejak 1950

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.