Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pariwisata Sangat Memerlukan Kerja Sama Lintas Lingkungan

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 13:01 WIB | Oleh:
Pariwisata Sangat Memerlukan Kerja Sama Lintas Lingkungan Doc: Ist
Ket. Menpar (kiri)

JAKARTA - Untuk membahas potensi dan peluang pariwisata antarnegara yang dapat dikolaborasikan demi memperkuat pengembangan sektor pariwisata maka diadakan pertemuan bilateral. 

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah perwakilan negara dan organisasi dunia di sela berlangsungnya Joint Commission Meeting untuk Komisi UN Tourism untuk Asia Timur dan Pasifik (CAP) dan Komisi UN Tourism untuk Asia Selatan (CSA) ke-37 di Jakarta.

“Saat ini lanskap pariwisata global kian dinamis dan kompetitif. Sehingga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya upaya memperkuat kolaborasi dengan mitra dan lembaga internasional dalam menavigasi ketidakpastian dan membuka peluang yang lebih besar,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Diketahui, Menpar Widiyanti mengawali pertemuan bilateral dengan Secretary General of the United Nations Tourism, Zurab Pololikashvili, di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Senin (14/4).

Pertemuan bilateral berikutnya dilakukan dengan Filipina dan Tunisia pada Selasa (15/4), dilanjutkan dengan Iran, Meksiko, dan Maldives pada Rabu (16/4).

Pemerintah Indonesia, dikatakan Menteri Pariwisata Widiyanti, sangat menghargai kerja sama yang kuat dengan Pariwisata PBB dan negara-negara di Kawasan Asia-Pasifik

Peluang kolaborasi ini dapat diperluas dengan cakupan sejumlah bidang yang sejalan dengan program unggulan Kementerian Pariwisata seperti transformasi digital; pengembangan sumber daya manusia; diversifikasi produk pariwisata yang fokus pada pengalaman pariwisata berkualitas, melalui gastronomi, wellness, MICE; serta pengembangan berkelanjutan desa wisata.

Kolaborasi lainnya dapat terjalin melalui program promosi, pelatihan edukasi bagi insan pariwisata, hingga upaya mengatasi perubahan lingkungan.

“Melalui rangkaian pertemuan bilateral ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Indonesia dengan negara-negara Asia Timur dan Pasifik serta Asia Selatan untuk membangun sektor pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.